ESDM: SPBU Swasta Beli Solar dari Pertamina Mulai April 2026

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman
Sumber :
  • Antara

Jakarta, VoxPop – Kementerian ESDM melalui Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas), Laode Sulaeman mengatakan, badan usaha pengelola SPBU swasta akan menggunakan solar dalam negeri yang dibeli dari Pertamina, mulai April 2026.

img_title Harga Pertamax Turun Jadi Rp 15.950 per Liter Mulai 1 Agustus 2026, Intip Daftar Lengkapnya

“Iya (sudah memesan solar dari Pertamina). Nanti rencananya April sudah harus menggunakan solar dalam negeri," kata di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat, 6 Februari 2026.

Dia juga memastikan sudah melakukan sejumlah pertemuan dengan badan usaha pengelola SPBU swasta dan Pertamina, guna membahas pembelian solar dari perusahaan pelat merah tersebut.

img_title Terminal LPG Tanjung Sekong Jaga Pasokan 40 Persen Kebutuhan LPG Nasional

Gedung Kementerian ESDM

Photo :
  • vivanews/Andry Daud

Laode mengatakan, ada poin-poin yang harus disiapkan oleh Pertamina pada masa transisi ini, seperti penyediaan loading port atau pelabuhan muat yang memadai.

img_title Wadirut Pertamina Bagikan Upaya Pertamina Mendukung Ketahanan Energi Nasional

Kemudian ada pula soal kargo yang disesuaikan dengan volume yang dipesan oleh masing-masing badan usaha, serta spek bahan bakar murni atau base fuel solar yang disesuaikan dengan permintaan badan usaha.

Berbagai poin itu diakui Laode telah didiskusikan dalam pertemuannya dengan badan usaha pengelola SPBU, sebagai langkah mitigasi. Sehingga pada April 2026 nanti, diharapkan tidak terjadi krisis yang terkait pembelian solar dalam negeri.

“Spek solar harus dibahas, kalau tidak nanti terjadi seperti tahun lalu, soal base fuel (bahan bakar murni),” ujarnya.

Diketahui, kejadian yang dimaksud oleh Laode adalah penolakan Vivo terhadap base fuel untuk BBM jenis bensin, yang diimpor oleh Pertamina pada akhir tahun 2025. Penolakan tersebut disebabkan base fuel yang diimpor Pertamina mengandung etanol.

Permasalahan itupun akhirnya berhasil diatasi, sehingga Vivo membeli BBM jenis bensin dari Pertamina pada akhir tahun 2025 untuk menjalankan operasional SPBU-nya. Pembelian BBM dari Pertamina berlangsung pada kuartal akhir 2025, sebab kuota impor BBM SPBU bernuansa biru itu habis sebelum tahun 2025 berakhir.

Kementerian ESDM Cek Penggunaan BBM B50

Wamen ESDM Pastikan Pasokan BBM B50 di Tapanuli Selatan Lancar

Wamen ESDM Yuliot meninjau langsung ketersediaan dan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

img_title
VoxPop.co.id
1 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut