Genjot Ekonomi ke 6 Persen, Purbaya 'Pelototi' Belanja Kuartal I di Kementerian/Lembaga

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa
Sumber :
  • [tangkapan layar]

Jakarta, VoxPop – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, pihaknya bakal memantau penyaluran belanja Kementerian/Lembaga (K/L) di kuartal I-2026, guna mengejar target pertumbuhan ekonomi 6 persen.

img_title Kadin Se Indonesia Dipanggil Prabowo, Anindya Ungkap Diskusi soal Genjot Ekonomi Daerah

“Saya akan melihat kementerian/lembaga ada atau nggak yang masih lambat,” kata Purbaya di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin, 23 Februari 2026.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

Photo :
  • [Mohammad Yudha Prasetya]
img_title BI Disebut Tak Fokus Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Destry: Salah itu, Kami Tetap Konsen

Kemenkeu menyiapkan anggaran senilai Rp 809 triliun untuk percepatan belanja negara pada kuartal I-2026.

Anggaran itu digunakan untuk percepatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar Rp62 triliun; tunjangan hari raya (THR) aparatur sipil negara (ASN), TNI, dan Polri Rp55 triliun; rehabilitasi dan rekonstruksi bencana Sumatera Rp6 triliun; serta paket stimulus Rp13 triliun.

img_title Pengungkapan Kasus Korupsi Dinilai Upaya Pemerintah Benahi Kementerian dan Lembaga

Total injeksi langsung ini mencapai sekitar Rp 136 triliun di luar belanja rutin. Tambahan momentum juga berasal dari faktor musiman seperti libur dan cuti bersama Imlek serta Idul Fitri, serta kebijakan Work From Anywhere (WFA).

Pada sisi penawaran dan investasi, akselerasi dilakukan melalui pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebanyak 30 ribu unit senilai Rp90 triliun dan pembangunan 190 ribu unit rumah komersial, rumah subsidi, maupun bantuan renovasi (BSPS/Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya) dengan total Rp20 triliun.

Selain itu, terdapat groundbreaking proyek hilirisasi Danantara senilai US$7 miliar atau sekitar Rp 110 triliun. Dengan demikian, total dorongan investasi langsung yang teridentifikasi mencapai sekitar Rp220 triliun.

Purbaya mengatakan gelontoran anggaran itu diharapkan dapat mendorong ekonomi pada kuartal I-2026.

“Proyeksi pertumbuhan kuartal I-2026 mencapai sekitar 5,5 persen sampai 6 persen. Full year 2026, kalau di APBN kan 5,4 persen, tapi kami akan dorong ke arah 6 persen juga,” ujar Purbaya.

Menurutnya, penyaluran belanja K/L terus berjalan dengan rata-rata pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan tahun lalu. Dia yakin progres belanja pemerintah bergerak ke arah yang benar.

“Saya harapkan APBN bisa mendorong terus pertumbuhannya pada triwulan pertama ini, sehingga momentum yang kemarin nggak hilang,” ujarnya.

Diketahui, realisasi belanja K/L per 31 Januari 2026 mencapai Rp 55,8 triliun atau 3,7 persen dari target, tumbuh signifikan 128,9 persen secara year-on-year (yoy).

Anindya Bakrie.

Kepada Prabowo, Anindya Bakrie Tegaskan Kesiapan Dunia Usaha Bantu Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Anindya Bakrie menegaskan, peran dominan dunia usaha dalam perekonomian nasional, membuat Kadin merasa ikut bertanggung jawab untuk turut menggerakkan pertumbuhan ekonomi

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut