KSPI: Impor 105 Ribu Mobil Pikap Ancam Kelangsungan Kerja Puluhan Ribu Buruh RI

Presiden Partai Buruh Said Iqbal saat mengikuti peringatan Hari Buruh di Jakarta
Sumber :
  • VoxPop/Andrew Tito

Jakarta, VoxPop – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal mengatakan, rencana impor 105 ribu unit kendaraan pikap dari India, berpotensi mengancam kelangsungan kerja puluhan ribu buruh di industri otomotif nasional.

img_title Lepas Ungkap Alasan Spesifikasi Mobil L8 Berbeda dengan Versi Global

Sebab, Dia memperkirakan jika produksi 105 ribu unit mobil pikap itu dilakukan di dalam negeri, hal itu bisa membantu menyerap setidaknya 10 ribu tenaga kerja baru dalam periode 6 bulan hingga 1 tahun produksi.

"Kalau diproduksi di Indonesia, itu bisa menyerap lebih dari 10 ribu tenaga kerja. Belum lagi industri suku cadang dan maintenance yang ikut bergerak. Penyerapan tenaga kerjanya akan panjang," kata Said dalam keterangannya, dikutip Rabu, 25 Februari 2026.

img_title Mobil Makin Canggih, Mekanik Bengkel Masih Dibutuhkan?

Presiden Partai Buruh, Said Iqbal di Kompleks Istana Kepresidenan

Photo :

Menurutnya, masuknya 105 ribu unit pikap impor akan membuat output produksi pabrik otomotif dalam negeri menurun, yang pada akhirnya berpotensi memicu pengurangan kontrak kerja hingga PHK.

img_title Suzuki Nilai Persaingan Industri Otomotif Bergeser, Pangsa Pasar Jadi Rebutan

"Anggota kami di produsen-produsen mobil sudah datang dan menyampaikan langsung. Ada potensi PHK karena output produksi bisa turun akibat impor 105 ribu pick-up dari India," ujar Said.

Dia menyampaikan, KSPI dan Partai Buruh meminta pemerintah membatalkan rencana impor tersebut, dan menyerahkannya kepada produsen otomotif yang memiliki pabrik atau fasilitas produksi di dalam negeri.

Said menambahkan, sejumlah produsen otomotif seperti Hino, Isuzu, Suzuki, Toyota, hingga Mitsubishi, memiliki kapasitas teknologi dan produksi yang memadai untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Apabila persoalan harga menjadi pertimbangan, menurutnya pemerintah dapat melakukan negosiasi spesifikasi.

"Kalau harga dianggap mahal, spesifikasinya bisa disesuaikan. Fitur otomatis bisa jadi manual, dashboard digital bisa disederhanakan. Tinggal negosiasi. Jangan malah impor," ujarnya.

Diketahui, sebelumnya PT Agrinas Pangan Nusantara berencana melakukan impor 105 ribu unit kendaraan pikap dari India untuk mendukung operasional koperasi desa (kopdes) merah putih.

Impor tersebut terdiri atas 35 ribu unit mobil pikap 4x4 produksi Mahindra & Mahindra Ltd (M&M), 35 ribu unit pikap 4x4 dari Tata Motors, serta 35 ribu unit truk roda enam dari produsen yang sama. Pengiriman kendaraan dilakukan secara bertahap sepanjang 2026.

Toyota Land Cruiser baru di GIIAS 2026

Tak Sekadar SUV, Ini Kisah Legenda Toyota Land Cruiser Selama 75 Tahun

Toyota merayakan 75 tahun Land Cruiser dengan menghadirkan Land Cruiser 300 Hybrid EV dan Land Cruiser FJ, melanjutkan kisah SUV legendaris yang tangguh di dunia.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut