Produksi Beras 5,7 Juta Ton Per Bulan, Mentan Jamin Pangan RI Aman sampai 324 Hari ke Depan

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Jaya Lenteng Agung, Jakarta Selatan
Sumber :
  • Dok. Kementan

Jakarta, VoxPop – Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Amran Sulaiman memastikan, kondisi pangan nasional aman dan terkendali hingga 324 hari ke depan, dengan produksi beras yang terjaga mencapai 5,7 ton per bulan.

img_title 80 Persen Beras Fortifikasi Tak Sesuai Standar dan Lebih Mahal, Amran: Itu Penipuan

“Ketersediaan pangan kita sangat aman. Total stok beras nasional cukup untuk 324 hari ke depan atau sekitar 10,8 bulan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir," kata Amran di Jakarta, Jumat, 6 Maret 2026.

Berdasarkan data terbaru per Maret 2026, Amran menegaskan bahwa ketersediaan pangan khususnya beras sangat mencukupi, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang. Dia menyebut, produksi beras nasional antara 2,6-5,7 juta ton per bulan, atau di atas konsumsi rata-rata nasional yang mencapai 2,59 juta ton per bulan.

img_title Orang AS Ketagihan Tempe, Produk Pangan RI Laris hingga Rp 150 Miliar di New York

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman

Photo :
  • Dok. Kementan

Sementara total ketersediaan beras nasional saat ini mencapai 27,99 juta ton, yang terdiri dari stok Perum Bulog sebesar 3,76 juta ton, stok masyarakat sekitar 12,50 juta ton, serta standing crop atau padi siap panen sebesar 11,73 juta ton.

img_title Harga Beras dan Minyak Stabil Meski Cabai, Telur dan Daging Ayam Naik, Cek Daftarnya

Amran menjelaskan, proyeksi produksi beras nasional juga menunjukkan tren yang sangat positif. Pada periode Januari hingga Mei 2026, produksi beras tercatat akan mencapai sekitar 16,92 juta ton, dengan rata-rata produksi bulanan berkisar antara 2,6 hingga 5,7 juta ton.

Menurutnya, tingginya produksi tersebut menjadi bukti bahwa sektor pertanian nasional tetap kuat, meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan global terkini. "Produksi kita tetap terjaga. Bahkan dalam beberapa bulan produksi bisa mencapai 5,7 juta ton, sehingga pasokan domestik sangat kuat,” ujarnya.

Selain itu, stok beras pemerintah yang dikelola oleh Bulog juga terus meningkat. Saat ini stok Bulog telah mencapai 3,7 juta ton, dan diperkirakan dalam dua bulan ke depan dapat menembus 5 juta ton seiring dengan masuknya hasil panen raya di berbagai daerah.

“Kita perkirakan dalam dua bulan ke depan stok Bulog bisa mencapai 5 juta ton. Ini akan semakin memperkuat cadangan pangan pemerintah,” kata Amran.

Mentan juga menegaskan, pemerintah telah melakukan berbagai langkah antisipasi untuk menghadapi potensi kekeringan akibat fenomena iklim. Salah satu upaya yang dilakukan adalah program pompanisasi untuk lahan pertanian seluas 1,2 juta hektare, dan pada tahun ini akan ditambah pompanisasi untuk 1 juta hektare lagi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut