Perang Iran-AS Bakal Berdampak ke Ekonomi RI, Purbaya Ungkap Jalur Rambatannya

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa
Sumber :
  • [Mohammad Yudha Prasetya]

Jakarta, VoxPop – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, membeberkan sejumlah jalur rambatan dari dampak perang antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel, yang bisa turut menekan perekonomian nasional.

img_title Kepada Prabowo, Anindya Bakrie Tegaskan Kesiapan Dunia Usaha Bantu Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Karenanya, Dia pun memastikan bahwa pemerintah akan terus mewaspadai perkembangan dari jalur-jalur perambatan tersebut, supaya dampaknya bisa segera diantisipasi bagi perekonomian lokal.

"Jadi dampaknya bagi Indonesia itu harus kita waspadai, karena bisa ditransmisikan melalui beberapa jalur rambatan," kata Purbaya dalam konferensi pers APBN KITA Edisi Maret 2026, Rabu, 11 Maret 2026.

img_title Kadin Se Indonesia Dipanggil Prabowo, Anindya Ungkap Diskusi soal Genjot Ekonomi Daerah

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

Photo :
  • [Mohammad Yudha Prasetya]

Jalur rambatan pertama menurut Purbaya bisa berasal dari sektor perdagangan. Hal itu khususnya usai penutupan Selat Hormuz, yang dipastikan bakal berdampak signifikan bagi harga-harga komoditas energi secara global.

img_title BI Disebut Tak Fokus Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Destry: Salah itu, Kami Tetap Konsen

"Dan hal itu akan meningkatkan beban impor migas dengan adanya kenaikan harga minyak, sehingga turut menekan surplus neraca perdagangan dan neraca pembayaran," ujar Purbaya.

Jalur rambatan kedua menurut Purbaya bisa menyasar pasar keuangan, yang akan menambah aspek ketidakpastian. Sehingga, hal itupun membuat para investor bakal cenderung mengambil langkah pengurangan risiko alias risk off.

Dengan demikian, secara otomatis bisa dipastikan bahwa akan terjadi capital outflow atau aliran modal keluar yang cukup besar di pasar keuangan, khususnya dari negara-negara berkembang.

"Karena meningkatnya ketidakpastian global itu akan dapat memicu capital outflow, memberikan tekanan bagi pasar saham, obligasi, dan nilai tukar rupiah, serta dapat meningkatkan cost of fund," kata Purbaya.

Sementara yang ketiga, dari sisi fiskal sendiri, Purbaya memprediksi bahwa jalur perambatannya juga akan menyasar APBN Indonesia, sehingga perannya sebagai peredam gejolak (shock absorber) juga akan mengalami tekanan.

"APBN berperan sebagai shock absorber, yang akan menghadapi potensi kenaikan subsidi energi serta beban bunga utang di tengah peluang windfall profit dari komoditas seperti misalnya batu bara, CPO, dan nikel," ujarnya.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa di Kompleks Istana Kepresidenan

Purbaya Pastikan Anggaran Sekolah Rakyat dari APBN Berjalan Optimal

Purbaya menegaskan komitmen negara dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui dukungan pembiayaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

img_title
VoxPop.co.id
1 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut