WFH dan Ancaman Krisis Energi, Ini 7 Tips Hemat Listrik yang Bisa Diterapkan saat Bekerja di Rumah

Ilustrasi kerja dari rumah
Sumber :
  • U-Report

Jakarta, VoxPop – Indonesia segera menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH). Rencananya, skema WFH akan diterapkan selama satu hari dalam sepekan. 

img_title 6 Lowongan Kerja Remote Terbaru, Gaji Tembus Rp8 Juta per Bulan dan Bisa WFH

Kebijakan ini dinilai dapat menjadi salah satu langkah untuk menekan konsumsi bahan bakar, khususnya dari aktivitas komuter harian yang selama ini menyumbang beban energi cukup besar. 

Namun di sisi lain, penerapan WFH juga berpotensi meningkatkan konsumsi listrik rumah tangga. Aktivitas kerja yang berpindah ke rumah membuat penggunaan perangkat elektronik, pendingin ruangan, hingga pencahayaan meningkat. 

img_title Bukan Spek Tinggi, Laptop untuk WFH Harus Punya Ini

Tanpa pengelolaan yang tepat, penghematan energi dari sektor transportasi bisa saja beralih menjadi lonjakan konsumsi listrik di rumah. Sebab itu, penting bagi Anda untuk menerapkan tips hemat energi saat WFH agar manfaat efisiensi tetap optimal.

Berikut ini beberapa tips hemat energi saat WFH yang bisa Anda terapkan:

img_title Qodari: Kebijakan WFH ASN Bikin Hemat Anggaran Rp1,94 Triliun

1. Manfaatkan Cahaya Alami

Gunakan pencahayaan alami sebanyak mungkin di siang hari. Anda dapat bekerja di dekat jendela agar tidak perlu menyalakan lampu. Selain menghemat listrik, cahaya alami juga membantu meningkatkan fokus saat bekerja.

2. Gunakan Perangkat Hemat Energi

Pilih perangkat elektronik yang memiliki fitur hemat energi. Laptop cenderung lebih efisien dibandingkan komputer desktop, sehingga dapat menjadi pilihan utama untuk mendukung aktivitas kerja dari rumah.

3. Atur Penggunaan AC Secara Bijak

Pendingin ruangan merupakan salah satu penyumbang konsumsi listrik terbesar. Atur suhu pada kisaran 24 sampai 26 derajat Celsius agar tetap nyaman tanpa boros energi. Anda juga bisa mengombinasikannya dengan kipas angin.

4. Matikan Perangkat yang Tidak Digunakan

Biasakan untuk mematikan perangkat elektronik ketika tidak digunakan. Hindari membiarkan perangkat dalam mode standby karena tetap mengonsumsi listrik.

5. Gunakan Stop Kontak dengan Saklar

Stop kontak dengan saklar memungkinkan Anda memutus aliran listrik dengan lebih praktis. Ini efektif untuk mengurangi konsumsi listrik tersembunyi dari beberapa perangkat sekaligus.

6. Atur Jadwal Kerja Lebih Efisien

Anda bisa mengatur pekerjaan agar lebih terstruktur, misalnya memanfaatkan siang hari tanpa lampu untuk pekerjaan ringan. Pola ini membantu mengurangi penggunaan energi secara keseluruhan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut