SIG Cetak Laba Rp190,84 Miliar pada 2025

Semen Indonesia.
Sumber :
  • Dokumentasi SIG.

Jakarta, VoxPop – PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) atau SIG membukukan laba bersih senilai Rp190,84 miliar pada 2025. Capaian laba bersih tersebut berkat pendapatan perseroan yang senilai Rp35,24 triliun pada 2025.

img_title Bebaskan Pajak 3 Tahun untuk Proses Konsolidasi BUMN, Purbaya: Biar Prosesnya Smooth!

“Melalui sejumlah inisiatif strategis, SIG mampu mempertahankan profitabilitas yang membuktikan ketahanan perusahaan dalam menghadapi kondisi pasar semen domestik yang masih melambat,” ujar Corporate Secretary SMGR Vita Mahreyni sebagaimana keterangan resmi di Jakarta, Rabu, 1 April 2026.

Sementara itu, beban pokok pendapatan perseroan menurun tipis menjadi Rp28,17 triliun pada akhir 2025, dibandingkan senilai Rp28,25 triliun pada periode sama tahun sebelumnya.

img_title Bidik Penguatan Dominasi Pasar Jabar, SIG Hidupkan Kembali Semen Kujang

“Dari sisi biaya, efisiensi secara ketat dan peningkatan operational excellence secara berkelanjutan membantu perseroan menekan beban pokok pendapatan 0,3 persen (yoy) dan beban usaha (di luar beban operasi lainnya) yang turun 1,1 persen (yoy),” ujar Vita.

Dia memastikan perseroan secara konsisten menjalankan transformasi bisnis sejak Juli 2025, yang berfokus pada tiga strategi utama, yakni peningkatan pengelolaan pasar mikro, efisiensi biaya, serta optimalisasi produk turunan semen dan portofolio.

img_title BNI Catat Laba Bersih Rp10,8 Triliun Semester I-2026, Kredit Tumbuh 24,4 Persen

“Strategi transformasi tersebut telah menunjukkan hasil positif di mana pada kuartal tiga dan empat tahun 2025, penjualan domestik SIG menunjukkan perbaikan yang berkontribusi terhadap total penjualan sepanjang tahun 2025,” ujarnya.

Ia melanjutkan, perseroan akan terus memaksimalkan potensi pasar regional untuk menjaga kinerja tetap positif di tengah kondisi pasar semen dalam negeri yang masih menantang.

Sebagai informasi, perseroan mencatatkan penjualan regional sebesar 7,95 juta ton pada 2025, atau tumbuh 14,3 persen (yoy) dibandingkan sebesar 6,96 juta ton pada periode sama tahun sebelumnya.

Lebih lanjut, dia optimistis perseroan dapat terus menjaga momentum pertumbuhan melalui sejumlah inisiatif strategis dan inovasi, salah satunya melalui proyek pengembangan dermaga dan fasilitas produksi untuk ekspor semen di Tuban, Jawa Timur, yang merupakan bagian dari kerja sama strategis dengan Taiheiyo Cement Corporation.

”SIG menargetkan untuk mulai ekspor pada pertengahan tahun 2026 dari fasilitas di Tuban, Jawa Timur dengan kapasitas 500 ribu hingga 1 juta ton semen per tahun,” ungkap Vita.

Selain ekspor, Ia melanjutkan, kerja sama strategis dengan Taiheiyo juga dilakukan untuk mengembangkan lini bisnis soil stabilization (stabilisasi tanah).

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut