Grab Gaspol AI di 2026, 13 Fitur Baru Disiapkan untuk Semua Layanan
- Istimewa
Untuk pelaku usaha, Grab memperkenalkan Virtual Store Manager dan Cloud Printer yang memanfaatkan AI dan computer vision untuk membantu operasional toko secara otomatis. Sementara itu, mitra pengemudi dibekali Driver AI Assistant yang berfungsi memberikan panduan real-time terkait navigasi dan operasional perjalanan.
Grab juga memperkenalkan Grab Intelligence Layer, infrastruktur AI yang dibangun dari lebih dari 20 miliar perjalanan dan pesanan di platformnya. Sistem ini digunakan untuk menganalisis kondisi real-time seperti cuaca, lalu lintas, hingga aktivitas merchant guna mendukung pengambilan keputusan otomatis di dalam aplikasi.
Di sektor layanan keuangan, Grab menghadirkan Cash Loan yang ditujukan untuk pengguna dengan keterbatasan akses kredit. Fitur ini menggunakan sistem penilaian berbasis AI untuk memberikan keputusan pinjaman dalam hitungan detik tanpa dokumen tambahan.
Untuk layanan perjalanan lintas negara, Grab memperluas fitur GrabStays untuk pemesanan hotel serta GrabPay for Travel yang memungkinkan pembayaran lintas negara menggunakan kartu debit atau kredit melalui kode QR.
“Setiap produk yang kami luncurkan hari ini dibangun di atas fondasi yang sama, yaitu Grab Intelligence Layer, dan kini diperluas hingga ke dunia nyata serta keputusan sehari-hari pengguna dan mitra kami,” tambah Philipp Kandal.
Selain peluncuran fitur, Grab juga menyampaikan bahwa program Grab Early Access telah menjangkau lebih dari 200.000 pengguna. Program ini memungkinkan pengguna mencoba fitur lebih awal dan memberikan masukan untuk pengembangan produk, yang disebut telah berkontribusi pada lebih dari 4.000 fitur di ekosistem Grab.
Melalui rangkaian pengembangan tersebut, Grab memperluas integrasi layanannya di berbagai sektor, mencakup transportasi, perjalanan, layanan digital, dan dukungan usaha dalam satu platform berbasis AI.
