BNC Absen Bagi Dividen Meski Raup Laba Rp565 Miliar, Ini Alasan Manajemen

Bank Neo Commerce
Sumber :
  • Bank Neo Commerce

Jakarta, VoxPop - Emiten bank digital, PT Bank Neo Commerce atau BNC (BBYB), memutuskan tidak membagikan dividen meski membukuan laba bersih tahun buku 2025 mencapai Rp 565,69 miliar. Aksi ini diambil melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). 

img_title Semester I-2026, Penjualan VKTR Naik 56 % Tembus Rp 647 Miliar

Jumlah laba bersih perseroan mengalami kenaikan signifikan sekitar 27,5 kali lipat dibandingkan laba bersih tahun 2024 sebesar Rp19,88 miliar. Manajemen Perseroan memilih mengalokasikan seluruh keuntungan sebagai laba ditahan untuk memperkuat struktur permodalan.

“Keputusan ini diambil sebagai langkah strategis untuk memperkuat struktur permodalan Perseroan guna mendukung pertumbuhan usaha yang berkelanjutan,” tutur Direktur Utama BNC, Eri Budiono, dikutip dari Antara pada Rabu, 6 Mei 2026. 

img_title Survei Ungkap Kepuasan Publik ke Prabowo Turun, Pemerintah Bakal Lakukan Evaluasi

Eri menekankan, pencapaian kinerja positif sepanjang 2025 merupakan hasil dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat fundamental bisnis, menjaga kualitas pertumbuhan, serta meningkatkan efisiensi operasional.

“Ke depan, kami akan terus meningkatkan kapabilitas organisasi dan mendorong inovasi layanan agar Perseroan dapat tumbuh secara sehat dan berkelanjutan sebagai bank dengan layanan digital yang relevan bagi kebutuhan masyarakat,” kata Eri.

img_title Samudera Indonesia Cetak Laba Bersih US$32,52 Juta di Semester I-2026

Dalam RUPST,  para pemegang saham menyetujui pengangkatan Adrian Wibisono Soewardjo dan Indra Aditya Sanjaya sebagai Direktur Perseroan yang akan efektif setelah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan. Perombakan jajaran tinggi perseroan bertujuan guna memastikan arah strategi berjalan lebih efektif dan terintegrasi. 

Adrian dikenal sebagai bankir dengan pengalaman sekitar 25 tahun di industri perbankan, termasuk di sektor perbankan digital. Sementara Indra memiliki rekam jejak lebih dari 15 tahun di bidang manajemen risiko di industri keuangan.

Sedangkan Aditya Wahyu Windarwo dan Ricko Irwanto yang telah menjabat sejak 2021 resmi mengakhiri masa tugasnya sebagai Direktur Perseroan. RUPST juga menyetujui pengangkatan kembali Inkawan D. Jusi sebagai Komisaris Utama Independen.

Pabrik PT Hankook Tire Indonesia

HTSI Catat Pertumbuhan Penjualan hingga 130 Persen di Segmen Ini pada Semester I-2026

PT Hankook Tire Sales Indonesia (HTSI) mencatatkan pertumbuhan bisnis double-digit untuk segmen Passenger Car Radial (PCR) dan Truck & Bus Radial (TBR) semester I-2026.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut