Asuransi Tugu Bukukan Pendapatan Operasional Rp 156,02 Miliar Per Akhir Maret 2026

Asuransi Tugu / Tugu Insurance
Sumber :
  • vivanews/Andry Daud

Jakarta, VoxPop – Anak usaha PT Pertamina (Persero), yakni PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance), membukukan laba bersih Rp 265,62 miliar serta total aset senilai Rp 29,69 triliun di kuartal I-2026.

img_title Terminal LPG Tanjung Sekong Jaga Pasokan 40 Persen Kebutuhan LPG Nasional

Direktur Keuangan dan Layanan Korporat Asuransi Tugu, Fitri Azwa mengatakan, capaian itu merupakan bukti kemampuan pihaknya yang fokus menjaga kualitas pertumbuhan bisnis, di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik dan volatilitas harga energi global.

“Disiplin underwriting, penguatan portofolio, serta pengelolaan risiko yang terukur menjadi fondasi penting bagi Tugu Insurance, untuk mempertahankan kinerja yang sehat dan berkelanjutan,” kata Fitri dalam keterangannya, Kamis, 7 Mei 2026.

img_title Wadirut Pertamina Bagikan Upaya Pertamina Mendukung Ketahanan Energi Nasional

Ilustrasi Asuransi

Photo :
  • freepik.com

Sesuai pencatatan menggunakan panduan baru Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 117, Dia mengatakan bahwa perusahaan membukukan Pendapatan Jasa Asuransi sebesar Rp 2,57 triliun, meningkat 5,96 persen year-on-year (yoy) dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 2,42 triliun.

img_title Pertamina Perkuat Ekosistem Energi Bersih Lewat Kolaborasi Pengolahan Sampah Menjadi Hidrogen Rendah Karbon

Sedangkan Hasil Jasa Asuransi mencapai Rp 461,01 miliar, meningkat 2,18 persen (yoy) dari Rp 451,16 miliar pada kuartal I-2025. Capaian itu didorong oleh pengelolaan portofolio yang selektif pada lini usaha asuransi fire & property, offshore, dan marine cargo, yang juga menjadi salah satu kontributor utama pendapatan perseroan selama ini.

Fitri menambahkan, peningkatan juga terjadi pada aspek Pendapatan Operasional Lainnya sebesar 31,25 persen (yoy) menjadi Rp 156,02 miliar per akhir Maret 2026. Hal itu menunjukkan peran entitas anak, dalam memperkuat diversifikasi sumber pendapatan perseroan.

Sementara Pendapatan Investasi Perseroan tercatat sebesar Rp 88,17 miliar pada kuartal I-2026, mencerminkan pengelolaan portofolio yang tetap prudent di tengah dinamika pasar keuangan.

Dia juga menyampaikan bahwa struktur permodalan pun tetap kuat untuk mendukung keberlanjutan bisnis, dengan Total Ekuitas senilai Rp 10,17 triliun dan Risk-Based Capital (RBC) berada pada level 420,5 persen.

“Struktur permodalan yang solid memberikan fleksibilitas bagi perseroan, untuk menjaga stabilitas kinerja sekaligus mendukung agenda pertumbuhan ke depan," kata Fitri.

"Perseroan akan terus memastikan pengelolaan modal dilakukan secara prudent, sejalan dengan komitmen untuk menjaga fundamental dan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

BBM Non-Subsidi turun harga Pertamax Series dan Dex Series

Harga Pertamax Turun Jadi Rp 15.950 per Liter Mulai 1 Agustus 2026, Intip Daftar Lengkapnya

Harga Pertamax mengalami penurunan dari Rp16.250 per liter pada Juli 2026, menjadi Rp15.950 per liter mulai 1 Agustus 2026. Harga Pertamax Green juga ikut turun.

img_title
VoxPop.co.id
1 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut