Purbaya Beberkan Alasan Penundaan Pemberian Insentif Kendaraan Listrik di Juni 2026

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa
Sumber :
  • [Mohammad Yudha Prasetya]

Jakarta, VoxPop – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menunda pemberian insentif bagi kendaraan listrik alias electric vehicle (EV) selama satu bulan.

img_title Purbaya Pastikan Anggaran Sekolah Rakyat dari APBN Berjalan Optimal

Hal itu diutarakannya saat ditemui di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, di kawasan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.

"Insentif EV masih ditunda satu bulan lagi," kata Purbaya, Selasa, 26 Mei 2026.

img_title Kebakaran Hotel Pullman Grogol Diduga Dipicu Gangguan Listrik, Berawal dari Bau Asap di Tangga Darurat

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

Photo :
  • [Mohammad Yudha Prasetya]

Dia pun menjelaskan alasan penundaan pemberian insentif bagi kendaraan listrik tersebut, yang awalnya akan mulai diberlakukan pada bulan Juni 2026.

img_title Viral Kabar Kendaraan Lapis Baja Berjejer di Monas untuk Hadapi Demonstran, TNI: Jangan Sebarakan Hoaks!

Menurutnya, pemerintah masih harus memperhitungkan sejumlah aspek, terkait dengan rencana pemberian insentif bagi kendaraan listrik tersebut.

"Ada yang masih dihitung," ujarnya.

Diketahui, sebelumnya Purbaya sendiri telah menjelaskan mengenai wacana pemberian insentif bagi kendaraan listrik tersebut, saat menggelar konferensi pers APBN KiTA di kantor Kementerian Keuangan pada Selasa, 5 Mei 2026 lalu.

Saat itu, Purbaya menjelaskan bahwa pemerintah bekal menggelontorkan insentif bagi 200 ribu kendaraan listrik, dimana masing-masingnya yakni 100 ribu unit baik untuk motor maupun mobil listrik.

Program yang awalnya bakal mulai berjalan efektif per Juni 2026 itu, rencananya bakal memberikan subsidi sebesar Rp 5 juta per unit bagi motor listrik. Namun untuk besaran insentif bagi mobil listrik, Purbaya mengatakan bahwa pemerintah masih bakal membahasnya lebih lanjut.

"Untuk mobil listrik akan kita kasih 100 ribu subsidi pertama. Kalau habis, kita kasih lagi. Motor listrik juga sama, 100 ribu pertama kita akan kasih. Berapa (untuk motor listrik), Rp 5 juta," ujarnya.

Anggota Komisi XII DPR RI, Beniyanto Tamoreka

Anggota DPR Dukung Komitmen Pemerintah Kembangkan Motor Listrik Berbasis Hilirisasi Nikel

Beniyanto nilai keberhasilan program motor listrik nasional tidak hanya ditentukan oleh kemampuan memproduksi kendaraan, tetapi juga harus didukung penguatan industri.

img_title
VoxPop.co.id
1 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut