Alarm PHK Massal Menguat, Said Iqbal Ungkap Dua Pabrik Komponen Otomotif di Jatim Bersiap Tinggalkan Indonesia

Said Iqbal Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan
Sumber :
  • YouTube/Setpres

Karena itu, pengungkapan nama perusahaan dikhawatirkan dapat mengganggu proses perundingan yang sedang berjalan.

img_title Geely Tak Mau Dicap Cuma Jualan Mobil Listrik

"Saya kasih inisial saja ya, inisial, nggak boleh sebut nama karena ini lagi negosiasi. Inisialnya, PT J dan PT S. PT J dan PT S ya. Jangan disebutkan nama perusahaannya nanti berantakan negosiasinya," ujarnya.

Said menilai pendekatan negosiasi secara tertutup atau silent negotiation masih diperlukan pada tahap awal agar peluang mempertahankan investasi tetap terbuka.

img_title Angka PHK Meningkat, OJK Pastikan Belum Ada Dampak Sistemik ke Industri Dana Pensiun

Menurutnya, pemerintah dan berbagai pihak terkait masih berupaya mencari solusi terbaik agar perusahaan tidak sepenuhnya memindahkan aktivitas produksinya ke negara lain.

Ribuan Pekerja Terancam Kehilangan Pekerjaan

img_title Sebelum ke GIIAS 2026, Cek Dulu Harga 5 Mobil Listrik China Termurah

Potensi dampak terbesar dari relokasi tersebut adalah ancaman PHK terhadap para pekerja. Berdasarkan informasi awal yang diperoleh dari kalangan serikat buruh, jumlah tenaga kerja yang berpotensi terdampak mencapai ribuan orang.

Said mengatakan, informasi yang diterima menunjukkan bahwa Vietnam dinilai lebih kompetitif untuk pengembangan industri kendaraan listrik dibandingkan Indonesia saat ini.

"Karena di Indonesia rupanya mobil listrik, pabrik mobil listrik tidak kompetitif. Tapi di Vietnam sedang ada kebijakan pengembangan pabrik mobil listrik," kata Said.

Ia menambahkan, rencana pemindahan produksi tersebut masih berada pada tahap diskusi awal. Namun demikian, potensi dampaknya terhadap tenaga kerja sudah mulai menjadi perhatian.

"Nah, dua perusahaan komponen otomotif di Pasuruan dan Mojokerto ini akan memindahkan sebagian. Ini baru diskusi awal. Informasi awal. Ini ribuan juga yang bisa terkena PHK," lanjutnya.

Pernyataan tersebut memunculkan kekhawatiran akan munculnya gelombang PHK baru di sektor manufaktur apabila langkah relokasi benar-benar dilakukan.

Serikat Buruh Mulai Bergerak

Menghadapi potensi tersebut, Said mengaku telah meminta Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) untuk mulai berkomunikasi dengan pihak perusahaan. Langkah itu dilakukan guna memastikan hak-hak pekerja tetap terlindungi apabila terjadi perubahan kebijakan perusahaan.

Menurutnya, keterlibatan serikat pekerja penting agar para buruh mendapatkan informasi yang jelas mengenai masa depan perusahaan dan status pekerjaan mereka.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat untuk mencari solusi yang dapat mencegah terjadinya PHK dalam jumlah besar.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut