Genjot Investasi Berkelanjutan, BRI-MI Gandeng ILUNI FEB UI Kenalkan Reksa Dana Syariah Berbasis Dana Abadi
- Dokumentasi BRI Manajemen Investasi.
Jakarta, VoxPop – PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) bersama Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (ILUNI FEB UI) memperkenalkan Reksa Dana Syariah BRI-MI Anagata Lestari Berimbang, Reksa Dana Campuran berbasis Syariah. Instrumen investasi ini mengadopsi konsep dana abadi (endowment fund) sebagai bagian dari upaya memperluas alternatif investasi berkelanjutan di Indonesia.
Reksa Dana Syariah BRI-MI Anagata Lestari Berimbang menjawab tren investasi berkelanjutan terus berkembang seiring meningkatnya perhatian investor terhadap aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (Environmental, Social and Governance/ESG). Di sisi lain, kebutuhan akan instrumen investasi syariah yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan nilai investasi, tetapi juga mampu menciptakan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, semakin meningkat.
Direktur Utama BRI Manajemen Investasi Arief Budiman mengatakan, perubahan preferensi investor mendorong industri manajemen investasi menghadirkan instrumen yang mampu menggabungkan tujuan finansial dengan penciptaan dampak yang terukur.
“Kami melihat investor saat ini tidak hanya mempertimbangkan potensi imbal hasil, tetapi juga bagaimana investasinya dikelola dan manfaat yang dihasilkannya. Karena itu, kami mengembangkan Anagata Lestari Berimbang dengan mengintegrasikan prinsip syariah, konsep dana abadi, dan keberlanjutan dalam satu instrumen investasi sehingga manfaat ekonomi dapat berkontribusi terhadap lingkungan dan masyarakat,” ujar Arief dikutip dari keterangannya, Selasa, 28 Juli 2026.
Berbeda dengan pendekatan investasi pada umumnya, konsep dana abadi menempatkan investasi sebagai instrumen yang tidak hanya bertujuan menghasilkan nilai ekonomi, tetapi juga menjaga keberlangsungan manfaat bagi generasi mendatang. Melalui pendekatan tersebut, hasil investasi dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program sosial dan lingkungan, sementara pokok dana tetap dikelola untuk memberikan manfaat secara berkelanjutan.
Menurut Arief, konsep dana abadi memberikan karakteristik pengelolaan investasi yang lebih berorientasi jangka panjang. Dengan arus dana kelolaan yang relatif lebih stabil, manajer investasi memiliki ruang yang lebih optimal dalam mengelola portofolio sesuai profil risiko produk.
Dijelaskan, Anagata Lestari Berimbang merupakan reksa dana campuran syariah dengan profil risiko moderat. Seluruh portofolio investasinya mengacu pada Daftar Efek Syariah yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah. Produk ini juga menyediakan Pembagian Hasil Investasi (PHI) secara berkala setiap tiga bulan sehingga dapat menjadi pilihan bagi investor yang memiliki tujuan investasi jangka panjang, termasuk perencanaan dana pendidikan, persiapan pensiun, maupun pembentukan dana abadi keluarga.
Bagi investor korporasi, produk ini dirancang sebagai instrumen investasi yang mendukung pemenuhan ESG Report / Sustainability Report perusahaan. Mekanisme pencatatan dana endowment telah memenuhi standar pelaporan keberlanjutan yang berlaku (POJK 51/2017 dan GRI 201-1), dilengkapi laporan dampak berkala sebagai dokumentasi yang siap diaudit.
Produk ini juga menjadi alternatif penempatan dana CSR yang tepat guna: dana tetap produktif dan berpotensi bertumbuh, bukan sekadar biaya yang habis dibelanjakan, sementara kontribusi dampaknya tersalurkan ke program lingkungan nyata seperti restorasi mangrove, reforestasi hutan, energi terbarukan, dan edukasi ESG, dengan pelaporan yang sesuai aturan.
Ketua ILUNI FEB UI, Ubaidillah Nugraha menilai konsep dana abadi memiliki peran penting dalam menjaga kesinambungan kontribusi berbagai institusi terhadap masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.
“Dana abadi pada dasarnya bukan hanya mengenai menjaga nilai dana, tetapi memastikan manfaatnya terus mengalir kepada penerima manfaat dari waktu ke waktu. Kami berharap kolaborasi ini dapat memperkuat budaya filantropi yang lebih terstruktur, transparan, dan berkelanjutan, sekaligus membuka alternatif pengelolaan dana yang profesional sesuai prinsip syariah,” ujar Ubaidillah.
Melalui kolaborasi ini, BRI Manajemen Investasi berharap konsep dana abadi semakin dikenal sebagai salah satu pendekatan investasi yang mampu menghubungkan pertumbuhan aset dengan penciptaan manfaat jangka panjang. Di tengah meningkatnya perhatian terhadap investasi berkelanjutan, perusahaan menilai instrumen yang mengintegrasikan prinsip syariah, tata kelola yang baik, dan pengukuran dampak akan menjadi salah satu kebutuhan yang terus berkembang di masa mendatang.
