3 Syarat Agar Kebijakan 'Benteng Policy' Prabowo Tak Gagal

Ketua Dewan Pakar Asprindo, Didin S Damanhuri
Sumber :
  • Istimewa

Belajar dari Malaysia, Jepang, Korea

img_title SMRC Catat Kepuasan Publik ke Prabowo Turun, Gerindra Bakal Jadikan Evaluasi

Didin menilai ide affirmative action itu wajar. Buktinya Malaysia berhasil. "Di Malaysia, Mahathir Muhammad itu ternyata mengadopsi politik bentengnya Pak Sumitro. Tapi jauh lebih serius, sehingga tidak ada korupsi," ujarnya.

Dalam 20 tahun, PDB bumiputra Malaysia naik dari 6% ke 65%. Setelah seimbang, kebijakan dihentikan.

img_title Kadin Se Indonesia Dipanggil Prabowo, Anindya Ungkap Diskusi soal Genjot Ekonomi Daerah

Jepang punya model "Japan Incorporated" berbasis UMKM. Korea Selatan punya 3 tahap: reforma agraria, Saemaul Undong, baru industrialisasi. Kuncinya ada Korean Development Board yang "meritokratis, independen, profesional, tidak ada campur tangan politik."

Pesan untuk Prabowo

img_title BI Disebut Tak Fokus Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Destry: Salah itu, Kami Tetap Konsen

Menurut Didin, mestinya itu yang harus dilakukan. “Sayangnya Indonesia tidak melakukannya dengan serius dan akhirnya kurang berhasil.” 

Menurutnya ada 3 syarat agar "Benteng Policy" Prabowo tidak gagal. Pertama, mekanisme ketat agar tidak ada jual beli lisensi. Kedua, badan pengawas independen bebas politik. Ketiga, tahapan jelas seperti Korea.

"Kalau tiga ini disiapkan, kebijakan ini bisa menciptakan keseimbangan dan menghindari korupsi mega jilid III," pungkasnya.

Presiden RI Prabowo Subianto

Kadin Puji Kepemimpinan Prabowo: Sangat Visioner dan Strategis

Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia menilai kepemimpinan Presiden Prabowo berorientasi pada percepatan pelaksanaan kebijakan dan transformasi di berbagai bidang.

img_title
VoxPop.co.id
1 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut