BRI Life Wujudkan Komitmen GCG dan Tata Kelola Kepemimpinan dalam Inovasi Digital, Ini Buktinya
- Dokumentasi BRI Life.
Jakarta, VoxPop – PT Asuransi BRI Life melaporkan hingga bulan Juli 2026, mereka telah sukses meraih sejumlah penghargaan Nasional hingga International.
Penghargaan itu diberikan atas pencapaian kinerjanya dalam bidang inovasi teknologi, pertumbuhan bisnis, dan penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance), serta menjaga kinerja bisnis yang berkelanjutan.
Division Head of Corporate Secretary BRI Life, Ade Nasution menjelaskan, keempat penghargaan tersebut diantaranya yakni “Top Digital Application Insurance” dalam ajang ‘JawaPos.com Digital Excellence Awards 2026’.
"Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen dan konsistensi BRI Life dalam menghadirkan transformasi digital yang berorientasi pada peningkatan pengalaman nasabah, melalui inovasi layanan ekosistem digital yang seamless, serta penguatan daya saing perusahaan di industri asuransi jiwa," kata Ade dalam keterangannya, Jumat, 31 Juli 2026.
Division Head of Corporate Secretary BRI Life, Ade Nasution
- [Istimewa]
Dia menyampaikan, penghargaan ini merupakan apresiasi atas komitmen seluruh Insan BRI Life dalam mengakselerasi transformasi digital, sebagai bagian dari strategi perusahaan guna menghadirkan layanan asuransi yang semakin mudah diakses, cepat, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Selanjutnya, BRI Life juga menerima penghargaan “Domestic Life Insurer of the Year” dalam ajang “Insurance Asia Awards 2026 by Charlton Media Group’ di Singapore. Ini pengakuan atas keberhasilan BRI Life dalam mempertahankan pertumbuhan bisnis yang sehat, memperkuat fundamental keuangan, memperluas jangkauan perlindungan kepada masyarakat, serta menghadirkan inovasi produk yang relevan dengan kebutuhan nasabah.
Penghargaan Internasional ini menjadi bukti nyata kredibilitas BRI Life sebagai salah satu perusahaan asuransi jiwa dengan daya saing yang kuat dan standar layanan yang terus berkembang serta meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap produk dan layanan perlindungan jiwa yang dihadirkan.
Di sisi tata kelola, BRI Life juga meraih penghargaan pada ajang Indonesia Excellence Good Corporate Governance Award 2026 sebagai “Corporate Governance Ethic in Expanding Protection Access through Products and Service Innovation (life insurance category).
Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen BRI Life dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang transparan, akuntabel, bertanggung jawab, independen, dan berlandaskan prinsip kewajaran.
"Implementasi GCG yang konsisten menjadi fondasi perusahaan dalam menciptakan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan sekaligus memperkuat kepercayaan pemegang polis, mitra bisnis, regulator, dan seluruh pemangku kepentingan," ujarnya.
Menurut Ade, penerapan Good Corporate Governance bukan hanya bentuk kepatuhan terhadap regulasi, tetapi telah menjadi budaya perusahaan guna mendorong inovasi, meningkatkan kualitas layanan, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap industri asuransi jiwa.
Di penghujung Juli, WartaEkonomi.co.id Research and Consulting juga memberikan penghargaan “Indonesia Public Relation Top Leader 2026 for Driving Corporate Reputation Through Innovation and Strategic Engagement” (Category: Life Insurance) kepada BRI Life.
Penghargaan ini diberikan kepada Ade Nasution selaku Division Head of Corporate Secretary BRI Life, yang dinilai berhasil menunjukan keunggulan dalam mengelola reputasi organisasi, menjalankan komunikasi strategis dan bertanggung jawab serta adaptif, visioner, dan berintegritas dalam mendukung keberhasilan organisasi.
Berbekal fondasi keuangan yang kuat, inovasi digital yang berkelanjutan, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik, BRI Life optimistis dapat terus memperkuat daya saing dan memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan literasi serta inklusi keuangan nasional.
“Seluruh penghargaan yang diraih ini menjadi cerminan atas komitmen BRI Life dalam menghadirkan perusahaan asuransi jiwa yang terpercaya, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan nasabah, sekaligus mendukung pembangunan industri jasa keuangan Indonesia yang semakin tangguh dan berkelanjutan,” ujarnya.
