Kampung Sawah Abadi di Bulutana Sulsel Diresmikan, Pupuk Kaltim Integrasikan Pertanian dan Agrowisata
- Dokumentasi Pupuk Kaltim.
Jakarta, VoxPop – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) resmikan Kampung Sawah Abadi (KSA) Bulutana, sebagai destinasi edu agrowisata di Kelurahan Bulutana, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Pertanian Bulutana Berkelanjutan, Sejahtera dan Mandiri (PKT BERSERI) ini menjadi wadah kontribusi perusahaan dalam menghadirkan pembangunan sektor pertanian berkelanjutan di Indonesia.
AVP Pembangunan Sosial dan Lingkungan Departemen TJSL Pupuk Kaltim, Uchin Mahazaki, mengatakan program perusahaan tidak hanya menyasar kawasan sekitar area produksi, tapi juga menjangkau wilayah distribusi sebagai bentuk tanggung jawab terhadap konsumen dan keberlanjutan lahan pertanian produktif.
"Kami bertanggung jawab bukan hanya terhadap produksi, tapi juga wilayah distribusi kami. Sulawesi Selatan adalah salah satu pasar Pupuk Kaltim di Indonesia Timur, sehingga menjaga kesuburan lahan di sini menjadi bagian dari tanggung jawab sosial kami," ujar Uchin dikutip dari keterangannya, Sabtu, 8 Agustus 2026.
Dia menjelaskan, sesuai roadmap PKT Berseri, program pendampingan di Bulutana berjalan pada rentang 2023 hingga 2027. Mengawali langkah pada 2023, Pupuk Kaltim menginisiasi proyek percontohan dekomposer dan selanjutnya fokus mengarah pengembangan pertanian berkelanjutan di tahun 2024. Pengembangan mencakup serangkaian pelatihan teknik budidaya, pengendalian hama, pemupukan berimbang, serta pembuatan pupuk organik.
Termasuk pembangunan eco-trail sepanjang 230 meter, untuk memudahkan petani mengangkut hasil panen dari lahan berkontur dataran tinggi. “Pengembangan dilakukan secara bertahap dengan sasaran yang terukur. Seluruhnya akan terintegrasi sebagai kesatuan program utuh, dengan berbagai peluang usaha yang bisa dikelola masyarakat sebagai nilai tambah,” terang Uchin.
Lebih lanjut menurut dia langkah ini kemudian diperkuat pada 2025, dengan peningkatan kapasitas kelembagaan, penguatan pengelolaan pasca panen, serta penyediaan alat dan mesin produksi kompos bagi kelompok masyarakat. Memasuki 2026, Pupuk Kaltim memfokuskan pengembangan pada infrastruktur dan branding kawasan, mencakup konservasi sawah berkelanjutan, penyediaan sarana wisata hijau Bulutana, penguatan kelembagaan kelompok, hingga penyelenggaraan promosi dan event pariwisata Kampung Sawah Abadi.
Puncaknya pada 2027, strategi keberlanjutan ini ditargetkan menjadi destinasi unggulan melalui standardisasi kawasan Kampung Sawah Abadi, sertifikasi Desa Wisata Hijau Bulutana, serta pembentukan skema insentif konservasi sawah. “Dari tahapan yang terstruktur, PKT Berseri diproyeksikan tumbuh sebagai pusat pembelajaran agroeduwisata yang berdaya saing, serta memberi dampak positif jangka panjang bagi lingkungan maupun ekonomi lokal,” tambah Uchin.
