Kemnaker Ungkap 59 Persen Pekerja Indonesia Masuk Kategori Sektor Informal
- Istimewa
Jakarta, VoxPop – Kementerian Ketenagakerjaan mengungkapkan bahwa saat ini ada sekitar 59 persen tenaga kerja Indonesia yang berada pada sektor informal. Hal tersebut menjadi sorotan.
Maka dari itu, Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan RI Prof Sukro Muhab menyampaikan, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) melakukan penguatan kewirausahaan harus terus didorong melalui berbagai program pelatihan, vokasi, serta perluasan kesempatan kerja.
"Kementerian Ketenagakerjaan tidak hanya menyiapkan tenaga kerja siap masuk industri, tetapi juga mencetak masyarakat yang siap menjadi wirausaha sehingga mampu menciptakan lapangan kerja baru," ujar Sukro dikutip dari keterangannya, Minggu, 9 Agustus 2026.
Terkait hal ini, Sukro Muhab mengapresiasi Pemerintah Kota Makassar atas dukungannya terhadap pelaksanaan program perluasan kesempatan kerja dengan memberikan cinderamata kepada Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham.
Dia menegaskan bahwa pengembangan kewirausahaan menjadi salah satu solusi strategis dalam mengurangi angka pengangguran di Indonesia.
Sebelumnya, telah dilakukan kegiatan Layanan Kewirausahaan, Sosialisasi Penempatan Disabilitas, dan Pemberdayaan Tenaga Kerja Mandiri Pemula (TKMP) yang diselenggarakan Balai Perluasan Kesempatan Kerja (BPKK) Kendari Kementerian Ketenagakerjaan RI di Makassar.
Aliyah Mustika Ilham menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Ketenagakerjaan RI, khususnya BPKK Kendari, yang telah memilih Kota Makassar sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan pemberdayaan tersebut.
"Program ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam memberikan kesempatan yang setara kepada seluruh masyarakat untuk memperoleh pekerjaan maupun membangun usaha secara mandiri.
Kata Aliyah, Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat sinergi bersama Kementerian Ketenagakerjaan, dunia usaha, serta berbagai pemangku kepentingan dalam memperluas kesempatan kerja, meningkatkan kompetensi angkatan kerja, menekan angka pengangguran, serta mendorong tumbuhnya pelaku usaha mikro yang tangguh.
Aliyah Mustika Ilham menegaskan bahwa penyandang disabilitas memiliki potensi, kemampuan, dan semangat yang sama untuk berkembang apabila diberikan ruang dan kesempatan yang adil.
"Sesungguhnya penyandang disabilitas memiliki hak dan kesempatan yang sama seperti kita semua. Yang membedakan hanya kondisi fisik, tetapi semangat, kemampuan, dan tekad mereka tidak kalah dengan siapa pun," katanya. (Ant)
