Amnesti Pajak Banyak Peminat, Sri Mulyani Kewalahan

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf/aww/16

VoxPop.co.id - Pemerintah mengaku kewalahan dengan banyaknya masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam program pengampunan atau amnesti pajak (tax amnesty).

img_title Purbaya Minta WNI Pemilik Harta di Luar Negeri Pulangkan Asetnya dalam 6 Bulan, Ini Konsekuensinya

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, hotline 1575 yang disiapkan Direktorat Jenderal Pajak kewalahan menghadapi pertanyaan masyarakat mengenai program itu.

"Kemarin sistemnya banyak menghadapi telepon yang masuk, hampir tiga puluh ribu (penelepon), kapasitasnya mungkin hanya bisa terima mungkin dua belas ribu. Jadi, kita juga minta bicara dengan Telkom untuk bisa tambah kapasitas," kata Sri Mulyani di Istana Negara, Jakarta, Senin, 15 Agustus 2016.

img_title Tak Berniat Jalankan Lagi Tax Amnesty, Purbaya: Kecuali Ada Perintah dari Presiden

Kementerian, katanya, juga meminta ada tambahan personel yang melayani berbagai pertanyaan dari ribuan masyarakat itu.

"Sekarang animo masyarakat terhadap tax amnesty sudah pada tahap bagaimana kalau mereka harus ikut; apa saja yang mereka harus masukkan dalam tax amnesty," katanya.

img_title Purbaya Jamin Tak Akan Ada Tax Amnesty Lagi Selama Dirinya Jadi Menteri Keuangan

Dia menyebut calon peserta sudah mulai pada tahap pertanyaan teknis. Misalnya, bagaimana mengisi formulir untuk menjadi peserta, bagaimana menilainya. Begitu juga pertanyaan apakah aset rumah di luar negeri yang digunakan anaknya, seperti apa menghitungnya.

"Jadi kami harus mulai menyiapkan banyak hal dari sisi kesiapan line telepon atau email, atau melalui website," ujarnya.

Kementerian Keuangan terus melakukan perbaikan. Namun dengan animo masyarakat yang tinggi, pola kampanye amnesti pajak bisa saja diubah.

"Mungkin tentang kampanyenya berubah dari sosialisasi mengenai Undang-Undang Tax Amnesty, sekarang menjadi bagaimana berpartisipasinya. terutama dari sisi mayarakat apa keuntungannya, kenapa mereka harus ikut, dan bagaimana mereka ikut," katanya.

Untuk melayani animo tinggi masyarakat, Sri Mulyani telah mendelegasikan tim, tidak hanya pada Direktorat Jenderal Pajak, tapi juga diserahkan kepada Kantor Pelayanan Pajak.

"Karena kemarin fokusnya masih di kantor pusat pajak, sekarang sudah kita sebar ke 341 Kantor Pelayanan Pajak. Jadi semua Kantor Pelayanan Pajak sekarang bertindak sama seperti kantor pusat, mampu menangani dan melayani, memberikan bantuan pada masyarakat."

(mus)

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

Purbaya: Perlindungan Hukum ke Investor Patriot & Merah Putih Bond Beda dengan Tax Amnesty

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, perlindungan hukum bagi investor Patriot Bond & Merah Putih Bond berbeda dengan program tax amnesty (pengampunan pajak)

img_title
VoxPop.co.id
23 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut