BCA Gandeng Panin Bank dan Rintis
Jahja juga berharap bukan hanya 61 bank yang sudah link dengan Rintis, tetapi akan lebih banyak partner lain ikut serta. “Sehingga betul-betul program National Payment Gateway (NPG) yang dicanangkan pemerintah, in directing kita sudah melaksanakan itu,” katanya.
Presiden Direktur Panin Bank Herwidayatmo mengatakan kerjasama ini merupakan wujud komitmen dalam mendukung program pemerintah yang telah dicanangkan melalui Bank Indonesia dalam 'Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT)' untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan instrumen non tunai (Less Cash Society/LCS) melalui Co-Branding kartu Flazz bersama BCA.
“Dengan kartu Flazz Panin, nasabah dapat menikmati kemudahan, fasilitas, dan beragam program yang disediakan sehingga transaksi pembayaran menjadi lebih praktis, efisien, dan aman. Bersama mitra bisnis kami, BCA dan Rintis, kami harap dapat terus memberikan kontribusi positif dan menjawab kebutuhan finansial nasabah dan seluruh masyarakat Indonesia,” ujarnya.
Nasabah Panin Bank kini semakin praktis melakukan transaksi pembayaran di lebih dari 80 ribu outlet merchant Flazz, termasuk untuk pembayaran tiket transportasi Transjakarta, kereta komuter, parkir, serta transaksi lainnya.Sama halnya dengan Flazz BCA, kartu Flazz Panin dapat diisi ulang dengan dengan minimum pengisian ulang/Top Up sebesar Rp20.000 dan maksimum Rp1.000.000 di cabang Panin Bank.
Sementara Presiden Direktur Rintis Sejahtera Iwan Setiawan menuturkan pihaknya berkomitmen untuk mendukung strategi bisnis Panin Bank dalam meningkatkan layanan transaksi elektronik nasabah, secara aman, efisien dengan tingkat layanan yang tinggi.
“Serta meningkatkan potensi utilitas pemanfaatan jaringan Panin Bank oleh nasabah bank peserta Jaringan Prima,” katanya.
Kerjasama dengan Panin Bank dan Rintis merupakan komitmen BCA untuk terus memperluas dan mengembangkan inovasi dan pelayanan yang lebih baik lagi kepada nasabah dan masyarakat Indonesia pada umumnya. (webtorial)
