Turki Garap Proyek Pembangkit Listrik di Aceh

Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, tandatangan MoU dengan dua perusahaan asal Turki.
Sumber :
  • Dani Randi (Aceh)

VoxPop.co.id – Dua perusahaan asal Turki yang bergerak dalam bidang energi, Hitay Holding AS dan Aksa Enerji Uretim AS, meneken perjanjian kerja sama dengan Pemerintah Aceh untuk menggarap pembangkit listrik tenaga panas bumi.

img_title Prabowo: Saya Tak Takut Jokowi, Beliau Punya Banyak Prestasi yang Harus Diakui

Menurut Kepala Biro Humas Pemerintah Aceh, Mulyadi Nurdin, kerja sama tersebut ditandatangani langsung oleh Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, Chairman Perusahaan Hitay Holding, Mehmet Emin Hitay, dan Direktur Perusahaan Aksa Enerji Uretim, Nesim Ibrahimhakkioglu.

Perusahaan Hitay sebagai investor akan mengembangkan proyek geothermal untuk pembangkit energi panas bumi di Aceh.

img_title Rosan Pede Peran Strategis RI di ASEAN Bisa Rebut Arus Investasi Asing Berkualitas

“Hitay akan melakukan kerja sama dengan Pemerintah Aceh untuk mendapatkan izin survei pendahuluan dan eksplorasi, guna pengembangan aset panas bumi serta mengatur pembiayaan proyek tersebut,” kata Mulyadi dalam pesan tertulis yang diterima VoxPop.co.id, Senin 25 September 2017.

Selain itu, Perusahaan Hitay akan melaksanakan pengembangan situs melalui kontraktor yang andal untuk pengeboran dan kontruksi. Sedangkan Perusahaan Aksa Enerji Uretim akan menggandeng perusahaan lainnya, yaitu Enersis, untuk pengelolaan.

img_title Investasi Asing Tembus Rp 202,2 Triliun di Q2-2025, Singapura Masih Mendominasi

“Aksa dan Enersis akan menyediakan semua teknologi, barang dan jasa yang diperlukan untuk investasi serta pengoperasian pembangkit listrik,” ujarnya. (ren)

CEO Danantara, Rosan Roeslani

Rosan Ungkap Separuh Investasi RI Kuartal II 2026 Berasal dari Asing, Tembus Rp257,7 Triliun

Menteri Investasi Rosan Roeslani menyebut investasi asing menyumbang lebih dari separuh realisasi investasi RI pada kuartal II 2026 yang mencapai Rp511,8 triliun.

img_title
VoxPop.co.id
16 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut