BCA Dukung Pemenuhan Hak-Hak Anak

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja (tengah) secara simbolis menyerahkan donasi senilai Rp850 juta kepada Deputy Representative UNICEF Lauren Rumble (kedua kiri)
Sumber :

VoxPop – “Apa yang dibutuhkan oleh anak-anak di seluruh dunia? Bagi saya yang dibutuhkan oleh anak-anak sedunia adalah kasih sayang, bermain, dan pendidikan. Kalau anak-anak mendapat ketiga hal itu, anak-anak merasa bahagia dan mendapatkan masa depan yang lebih baik.”

img_title UNICEF: Satu Anak Palestina di Tepi Barat Meninggal Setiap Pekan Sejak Januari 2025

Hal tersebut diungkapkan U-Reporter Dimas Rizky Wijaya, siswa kelas 5 SDN Palmerah 09 di acara penyerahan donasi dari PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kepada UNICEF untuk mendukung peningkatan kualitas Pendidikan Anak Usia Dini yang holistik dan integratif (PAUD HI) pada 20 November bertepatan dengan Peringati Hari Anak Sedunia.

“Bagaimana Pak Jahja setuju enggak sama saya?” tanya bocah yang memiliki cita-cita menjadi pemain sepak bola tersebut kepada Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja yang kontan disambut tawa para undangan hadir.

img_title 2 Lembaga PBB Respons Surat Pemerintah Aceh Minta Bantuan Pascabencana

Seraya tersenyum dan merangkul Dimas, Jahja menjawab, “Kalau setuju jempolnya satu, kalau saya duatuju!”

Data UNICEF menyebutkan sejumlah faktor menghambat akses terhadap penghidupan yang layak bagi anak-anak.

img_title UNICEF: Kelaparan di Gaza Bukan karena Kekurangan Pangan, tapi Akibat Blokade Israel

Kondisi inilah yang mendorong keterlibatan aktif BCA dalam program PAUD HI yang diselenggarakan UNICEF.

Kali ini, bank berkode emiten BBCA ini menyerahkan donasi senilai Rp 850 juta untuk membiayai program PAUD HI di Papua.

Jahja berharap agar anak-anak sebagai generasi penerus bangsa dapat selalu didukung dalam menuntut ilmu dan dilindungi dari beragam tindak kekerasan. Sehingga dapat meraih cita-citanya untuk masa depan Indonesia yang lebih baik.

"Donasi UNICEF ini sangatlah esensial dalam membantu mewujudkan anak Indonesia yang sehat, cerdas, dan ceria," kata Jahja.

Hal yang penting bagi anak-anak, sambung Jahja, mereka bisa menikmati kasih sayang, tidak terbelenggu dalam suasana kekerasan, dan menikmati pendidikan.

“Pendidikan itu bukan sekadar diajar oleh guru, tapi juga butuh alat peraga, tempat yang nyaman, itu semua harus ada dana. Sebab itu kita berinisiatif mempercayakan kepada UNICEF untuk mereka mencari lokasi-lokasi yang dibutuhkan kita tinggal menyalurkan santunan,” imbuh pria pecinta batik itu.

Chief of Private Partnerships and Fundraising UNICEF Indonesia Gregor Henneka menyampaikan apresiasinya atas konsistensi komitmen BCA untuk anak-anak. Menurutnya, dibutuhkan sebuah desa untuk membesarkan seorang anak dan semua orang harus berpartisipasi untuk memastikan setiap anak tumbuh sehat dan memiliki kehidupan terbaik.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut