Nova Arianto Punya Permintaan Penting Jelang Duel Pertama Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia, Apa Itu?

Pelatih Timnas Indonesia U-17 Nova Arianto
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/nym.

VoxPop – Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, meminta kepada publik tidak lagi merundung para pemain Garuda Muda yang akan tampil di Piala Dunia U-17 2025.

img_title Jay Idzes Masuk ‘Dream Team’ Sassuolo Ala Jurnalis Italia, Lolos Kompetisi Eropa Jadi Target Utama

Timnas Indonesia U-17 akan memulai perjuangan di ajang bergengsi ini dengan menghadapi Zambia, di Lapangan VII Zona Aspire, Qatar, Selasa malam, 4 November 2025.

Nova menegaskan, pengalaman pahit di Piala Dunia U-17 2023 harus menjadi pelajaran berharga. Kala itu, para pemain Indonesia menjadi sasaran hujatan dan caci maki di media sosial hanya karena melakukan selebrasi joget usai mencetak gol.

img_title Bursa Transfer Timnas Indonesia: Absen Perkuat Sassuolo, Jay Idzes Segera Ditawar Klub Top Eropa?

“Anak-anak itu masih sangat muda. Jangan sampai mereka kehilangan kepercayaan diri hanya karena komentar negatif,” ujar Nova.

Menurut Nova, serangan di dunia maya kala itu benar-benar berdampak besar pada psikologis pemain. “Waktu itu, ada pemain yang sampai sulit fokus. Mentalnya terganggu, dan itu tidak mudah dipulihkan,” katanya.

img_title Sisakan Ruang untuk Ikhlas, Sebelum Timnas Indonesia Hadapi Singapura, Sejarah Piala AFF Malah Berkata Lain

Tak ingin hal serupa terulang, Nova kini menerapkan disiplin ketat soal penggunaan media sosial di skuadnya.

“Yang saya suka, para pemain sekarang lebih disiplin. Mereka tidak banyak membuat postingan. Saya tidak mau konsentrasi mereka terganggu,” tegasnya.

Untuk menjaga kondisi mental dan fokus tim, Nova menghadirkan psikolog olahraga Asti Laksmiari Saraswati dalam tim pelatih.
Menurutnya, peran psikolog sangat penting agar para pemain tetap tenang dan percaya diri saat tampil di panggung dunia.

“Saya bersyukur kami punya tim psikolog. Mereka membantu menjaga mental dan psikologi pemain agar siap tempur di Piala Dunia,” tutur pelatih berusia 45 tahun itu.

Selain aspek mental, Nova juga memastikan persiapan taktik, teknik, dan fisik berjalan dengan baik. Ia ingin anak asuhnya tampil maksimal tanpa beban.

Nova menegaskan, seluruh pemain kini fokus penuh pada laga perdana kontra Zambia. Ia berharap kemenangan seperti saat Kualifikasi Piala Asia U-17 bisa terulang di Qatar.

“Semua akan sia-sia kalau pemain tidak punya mental kuat. Dua hari ke depan kami fokus menjaga kondisi mental dan semangat positif agar mereka tampil maksimal,” ucap Nova penuh keyakinan.
 

Duo pemain berdarah Pacitan di Singapura Irfan Fandi dan Ilhan Fandi

Duo Pacitan Siap Bela Singapura saat Hadapi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Singapura kemungkinan besar bakal diperkuat dua pemain keturunan Pacitan, Jawa Timur ketika menjamu Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Jumat (7/8) besok.

img_title
VoxPop.co.id
6 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut