Kata Gennaro Gattuso usai Timnas Italia Dibantai Norwegia 4-1

Pelatih Timnas Italia, Gennaro Gattuso dapat kartu kuning saat hadapi Norwegia
Sumber :
  • Football Italia

Jakarta, VoxPop – Pelatih Timnas Italia, Gennaro Gattuso, menyampaikan permintaan maaf kepada para pendukung Azzurri setelah timnya dipermalukan Norwegia dengan skor telak 4-1. 

img_title FIFA Dituding Lakukan 'Pemerasan' demi Infantino! Yordania Bongkar Dugaan Tekanan, PSSI Unjuk Kesetiaan

Italia sebenarnya sudah mengetahui bahwa kemenangan saja tidak akan cukup untuk menyalip posisi puncak grup. Mereka membutuhkan kemenangan 9-0 untuk membalikkan selisih gol, target yang mustahil. 

Meski demikian, laga ini tetap dianggap penting untuk membalas kekalahan 3-0 di Oslo pada Juni lalu, yang kala itu berujung pada pemecatan Luciano Spalletti.

img_title Prabowo Sedih Indonesia Gagal Masuk Piala Dunia, Singgung Negara Kecil Cape Verde

Pemain Timnas Italia, Davide Frattesi duel dengan Erling Haaland

Photo :
  • Football Italia

Namun yang terjadi justru berbanding terbalik. Setelah unggul lebih dulu melalui Francesco Pio Esposito, Italia tampil buruk di babak kedua dan kebobolan empat gol tanpa balas. Norwegia mencetak gol melalui dua sepakan Erling Haaland, serta tambahan dari Antonio Nusa dan Jorgen Strand Larsen.

img_title Usai Piala Dunia 2026, Kanada Gelontorkan Rp12 Triliun untuk Investasi Olahraga

“Kami harus meminta maaf kepada para penggemar. Kekalahan 4-1 adalah hasil yang berat,” kata Gattuso dikutip dari Football Italia, Senin 17 November 2025.

Gattuso menilai sebenarnya tim tampil solid pada 45 menit pertama. Menurutnya, Italia saat itu terlihat kompak dan menjalankan instruksi dengan baik. Masalah muncul setelah jeda.

“Babak pertama sangat bagus, kami terlihat sebagai sebuah tim. Itu sebabnya babak kedua sangat mengecewakan karena tidak sesuai standar. Selamat untuk Norwegia, tapi kami harus membangun tim ini dari performa di babak pertama,” kata dia.

Ketika ditanya apa yang membuat permainan Italia berubah drastis, Gattuso menyebut hilangnya pola permainan dan kesalahan-kesalahan sederhana yang membuat Norwegia leluasa menguasai laga.

“Kami kehilangan pola permainan. Di babak pertama pressing kami tepat, tapi setelah itu kami terlalu mudah kehilangan bola, memberikan ruang kepada Norwegia. Umpan mulai salah, kami kehilangan penguasaan, dan akhirnya tertekan,” jelasnya.

Italia kini memasuki jeda panjang dan baru akan berkumpul lagi menjelang play-off Piala Dunia pada 26 Maret mendatang. Mereka berharap bisa melangkah hingga final play-off pada 31 Maret dan mengamankan tiket menuju turnamen utama.

Gattuso menegaskan bahwa tim harus memperbaiki satu hal penting, mentalitas ketika lawan menciptakan peluang.

“Kami harus membangun dari babak pertama, ketika kami berada di posisi tepat dan solid. Tapi begitu lawan mendapat peluang, kami mulai ketakutan. Itu yang harus diubah,” tandasnya.

Presiden Prabowo Subianto

Gagal ke Piala Dunia 2026, Prabowo Bandingkan Timnas Indonesia dengan Cape Verde

Presiden RI Prabowo Subianto mengaku kecewa sekaligus sedih melihat Timnas Indonesia kembali gagal tampil di Piala Dunia 2026. Menurutnya, hasil tersebut menjadi ironi me

img_title
VoxPop.co.id
6 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut