Media Vietnam Ketar-Ketir, Bongkar Dugaan 'Senjata Rahasia' Indra Sjafri demi Emas SEA Games 2025

Pelatih Timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri
Sumber :
  • PSSI

VoxPop – Jelang SEA Games Thailand 2025, perhatian publik sepak bola Asia Tenggara kembali tertuju pada Timnas Indonesia U-22. Meski sempat dipermalukan Mali dengan kekalahan tiga gol tanpa balas, pemberitaan media Vietnam justru mengarah pada hal yang jauh lebih besar.

img_title Erick Thohir Pastikan Pemilihan Asprov PSSI Digelar Serentak Oktober-November 2026

Media olahraga Vietnam, The Thao247 menulis dugaan strategi tersembunyi PSSI dan Indra Sjafri untuk mempertahankan medali emas SEA Games 2023 lalu, bahkan menulis laporan panjang yang bernada waspada.

Mereka menduga Indonesia sengaja tidak menurunkan kekuatan terbaik di laga uji coba internasional, karena sedang menyiapkan formasi yang jauh lebih kuat untuk bertarung di Thailand tahun depan.

img_title Erick Thohir Ungkap Pendapatan Liga Indonesia Tembus Rp705 Miliar per Musim

Laporan itu memicu perbincangan luas. Apakah Garuda Muda benar-benar sedang merakit kekuatan super demi mengulang kejayaan di Hanoi dan Kamboja Beberapa analisis The Thao247 menguatkan kecurigaan tersebut.

Timnas Indonesia U-23

Photo :
  • X @erickthohir
img_title Erick Thohir: Pendapatan PSSI Tembus Rp722 Miliar, dari APBN Hanya Rp63 Miliar

1. Media Vietnam Soroti Kebijakan Tidak Biasa PSSI

Menurut laporan mereka, PSSI dan Indra Sjafri diduga melakukan pendekatan yang berbeda dari negara lain. Alih-alih membangun tim dari rangkaian uji coba, Indonesia terlihat menyembunyikan potensi terbaik.

The Thao247 menulis bahwa Timnas U-22 Indonesia sedang menargetkan SEA Games 2025 dengan rencana memanggil pemain terbaik, termasuk para talenta yang berkarier di luar negeri. Langkah itu disebut sebagai strategi untuk meningkatkan daya saing sekaligus menegaskan ambisi mempertahankan medali emas.

2. Dua Alasan Media Vietnam Mencurigai Indonesia

The Thao247 memaparkan dua faktor yang membuat mereka yakin Indonesia sedang menyiapkan sesuatu yang besar, diantaranya:

Tekanan Setelah Gagal di Kualifikasi Piala Dunia

PSSI disebut menghadapi tekanan publik pasca-gagalnya Timnas Senior melangkah jauh dalam kualifikasi Piala Dunia. Karena itu, performa Timnas U-22 di SEA Games 2025 dinilai sebagai momentum penting untuk mengangkat moral suporter dan menjaga stabilitas kepercayaan publik.

Media Vietnam menulis bahwa PSSI melihat ajang ini sebagai kesempatan strategis dan karenanya siap memanggil pemain seperti Marselino Ferdinan, Adrian Wibowo, hingga Tim Geypens untuk memperkuat komposisi tim.

Kembalinya Indra Sjafri

The Thao247 menyoroti keputusan PSSI yang kembali mempercayakan kursi pelatih kepada Indra Sjafri. Langkah itu diambil setelah eksperimen dengan pelatih asing di tim senior dinilai tidak berjalan sesuai harapan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut