Tanpa Shin Tae-yong, Timnas Indonesia Terpuruk? Ini 4 Kegagalan Sepanjang 2025

Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY)
Sumber :
  • PSSI

Jakarta​, VoxPop – Sepanjang 2025, sepak bola Indonesia menghadapi fase yang tidak mudah. Serangkaian hasil mengecewakan datang silih berganti, menghantam Timnas Indonesia di berbagai level usia. Situasi ini menjadi sorotan tajam publik, terlebih karena terjadi setelah PSSI memutuskan mengakhiri kerja sama dengan pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong, pada awal tahun.

img_title Prabowo Ajak Klub hingga Media Bersatu Wujudkan Mimpi Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030

Pergantian pelatih yang diharapkan menjadi awal era baru justru diiringi dengan penurunan prestasi. Timnas Indonesia senior hingga kelompok umur belum mampu menunjukkan performa yang konsisten. Terbaru, kegagalan Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025 Thailand menambah panjang daftar hasil minor sepanjang tahun ini.

Harapan publik sempat muncul ketika Timnas Indonesia U-22 menutup laga fase grup SEA Games 2025 dengan kemenangan. Dalam pertandingan penentuan yang digelar di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, Jumat 12 Desember 2025, skuad Garuda Muda menaklukkan Myanmar dengan skor 3-1.

img_title Pesan Prabowo di Kongres PSSI 2026: Negara Tak Boleh Mematikan Mimpi Anak Indonesia Bela Timnas

Namun, kemenangan tersebut belum cukup. Timnas Indonesia U-22 gagal memenuhi syarat selisih gol untuk menggeser Malaysia dari posisi dua klasemen grup. Dengan demikian, langkah Indonesia harus terhenti di fase grup, sebuah hasil yang terasa pahit mengingat target medali emas selalu dibebankan pada ajang SEA Games.

Duel Timnas Indonesia U-22 vs Myanmar U-22

Photo :
  • Instagram @timnasindonesia
img_title Prabowo Targetkan Timnas Indonesia Tampil di Piala Dunia 2030, Erick Thohir Diminta Susun Blueprint

Kegagalan ini bukan sekadar hasil satu pertandingan. Sepanjang turnamen, performa Timnas U-22 dinilai belum stabil. Konsistensi permainan, efektivitas penyelesaian akhir, hingga organisasi pertahanan menjadi catatan yang terus muncul dalam evaluasi.

Pergantian era pasca Shin Tae-yong

Penurunan prestasi Timnas Indonesia sepanjang 2025 tak bisa dilepaskan dari perubahan besar di kursi kepelatihan. PSSI resmi mengakhiri kerja sama dengan Shin Tae-yong pada awal tahun, keputusan yang mengakhiri periode panjang pelatih Korea Selatan tersebut bersama sepak bola Indonesia.

Selama menangani Timnas Indonesia, Shin Tae-yong dikenal sebagai figur sentral yang memegang kendali lintas level usia. Ia tidak hanya melatih tim senior, tetapi juga terlibat dalam pembinaan Timnas kelompok umur, termasuk U-20 dan U-23. Pendekatan jangka panjang yang dibangunnya perlahan membentuk identitas permainan Timnas Indonesia.

Usai perpisahan tersebut, PSSI menunjuk Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia senior. Sementara itu, kursi pelatih Timnas Indonesia U-23 dan U-22 dipercayakan kepada Gerald Vanenburg. Perubahan ini diharapkan membawa warna baru, tetapi adaptasi yang belum tuntas justru berdampak pada hasil di lapangan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut