Kata Kim Sang Sik Usai Vietnam Dituding Pakai Dukun di SEA Games 2025

Pelatih Vietnam, Kim Sang-sik
Sumber :
  • vietbao

VoxPop – Pelatih Timnas Vietnam U-23, Kim Sang Sik, akhirnya angkat bicara terkait tudingan miring yang menyebut dirinya menggunakan ilmu hitam saat membawa Vietnam menjuarai cabang sepak bola putra SEA Games 2025.

img_title Dijuluki Erling Haaland, Kemana Mitchell Baker saat Timnas Indonesia Dihajar Vietnam?

Vietnam U-23 tampil sebagai juara usai meraih kemenangan dramatis 3-2 atas tuan rumah Thailand pada partai final. Laga tersebut berlangsung penuh tensi setelah Golden Star Warriors sempat tertinggal 0-2 di babak pertama.

Memasuki babak kedua, Vietnam bangkit. Gol-gol dari Khuat Van Khang dan rekan-rekannya membuat kedudukan kembali imbang. Pertandingan pun berlanjut hingga babak tambahan, sebelum Vietnam memastikan kemenangan lewat gol penentu di extra time.

img_title John Herdman Dipecat atau Dipertahankan? Erick Thohir Beri Jawaban Tegas Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Hasil dramatis itu memunculkan isu tak sedap. Kim Sang Sik dituding menggunakan praktik perdukunan atau ilmu hitam demi mengantar timnya meraih medali emas.

Menanggapi tudingan tersebut, pelatih asal Korea Selatan itu memberikan bantahan tegas. Menurutnya, tidak ada ruang bagi hal-hal mistis dalam olahraga modern.

img_title Kata Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam

“Hal-hal seperti keajaiban atau sihir sulit diterapkan dalam olahraga. Para pemain telah berkeringat dan meneteskan air mata untuk meraih apa yang orang sebut sebagai keajaiban,” ujar Kim Sang Sik, dikutip dari VNExpress.

Ia menegaskan, keberhasilan Vietnam murni hasil kerja keras, persiapan matang, serta semangat juang para pemain.

“Saya tidak suka atau benci jika ada orang berpikir saya menggunakan ilmu hitam. Yang saya lakukan hanyalah terus mempersiapkan tim agar bisa menampilkan pertandingan terbaik bagi para penggemar,” tegasnya.

Kim Sang Sik juga mengulas jalannya laga final. Ia mengakui timnya tampil di bawah tekanan pada babak pertama sehingga gagal mengontrol permainan dan kebobolan dua gol lebih dulu.

Namun, situasi berubah di babak kedua. Kondisi fisik pemain yang tetap prima menjadi salah satu kunci kebangkitan Vietnam.

“Para pemain sangat tegang di babak pertama sehingga tidak bisa menampilkan apa yang sudah dipersiapkan. Ketinggalan 0-2 tentu menjadi situasi yang mengkhawatirkan,” ujar Kim.

Pelatih yang pernah membela Timnas Korea Selatan itu kemudian membeberkan pesan yang disampaikannya di ruang ganti untuk membangkitkan mental pemain.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut