Ruben Amorim 'Khianati' Filosofi Sendiri, Manchester United Tembus 5 Besar Usai Pecundangi Newcastle
- Instagram @manchesterunited
VoxPop – Manchester United sukses memetik kemenangan krusial dalam laga bertajuk Boxing Day Liga Inggris 2025/2026. Menjamu Newcastle United di Old Trafford, Sabtu subuh WIB, 27 Desember 2025, Setan Merah menang tipis 1-0 berkat gol tunggal yang spektakuler.
Kemenangan ini terasa spesial karena manajer Ruben Amorim melakukan perjudian besar. Pelatih asal Portugal itu secara mengejutkan meninggalkan formasi tiga bek andalannya dan beralih ke skema 4-2-3-1. Keputusan berani ini terbukti ampuh membuat lini pertahanan Newcastle kocar-kacir di awal laga.
Pahlawan kemenangan MU kali ini adalah bintang muda asal Denmark, Patrick Dorgu. Pemain berusia 21 tahun itu mencetak gol semata wayang lewat sebuah tendangan voli indah di babak pertama. Meski sempat kesulitan beradaptasi sejak didatangkan dari Lecce musim dingin lalu, Dorgu membuktikan kualitasnya di momen yang paling dibutuhkan.
Selain Dorgu, penampilan Matheus Cunha juga menjadi sorotan. Pergerakan eksplosif Cunha dari lini tengah berkali-kali merepotkan barisan belakang The Magpies.
Pertahanan 'Darurat' yang Solid
Di babak kedua, MU dipaksa bertahan total. Menariknya, Amorim harus mengandalkan barisan pertahanan "darurat" yang diisi oleh barisan pemain muda seperti Leny Yoro, Tyler Fredricson, dan Ayden Heaven, serta Tyrell Malacia yang baru kembali merumput.
Newcastle sempat memberikan ancaman serius melalui Lewis Hall yang tembakannya membentur tiang gawang. Namun, penampilan disiplin Lisandro Martinez dan kawan-kawan memastikan gawang MU tetap suci hingga peluit panjang berbunyi.
Ruben Amorim seperti dilansir Sky Sports mengakui bahwa timnya harus berjuang ekstra keras dan menderita di lapangan untuk mempertahankan keunggulan, terutama di babak kedua yang didominasi lawan. Namun, ia merasa puas karena meski tidak tampil dominan, kali ini hasil akhir berpihak pada mereka.
Legenda MU, Roy Keane, turut berkomentar, Ia menilai kemenangan "jelek" seperti ini justru penting bagi mentalitas tim. Menurutnya, kesolidan lini belakang adalah kunci jika MU ingin terus merangkak naik di klasemen.
Sementara itu, manajer Newcastle, Eddie Howe, mengungkapkan kekecewaannya. Ia merasa timnya punya peluang untuk membalikkan keadaan, namun penurunan kondisi fisik setelah laga sebelumnya membuat penyelesaian akhir mereka tumpul di depan gawang.
