Pengakuan Jujur Fabio Lefundes soal Penurunan Performa Borneo FC, Habis Bensin?

Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes
Sumber :
  • ILeague

VoxPop – Borneo FC sedang berada di persimpangan. Setelah lama memimpin klasemen Super League 2025–2026 dengan performa nyaris sempurna, grafik Pesut Etam kini justru menurun tajam dalam empat laga terakhir.

img_title Semifinal dan Final Piala Presiden 2026 Resmi Digelar di Bali, Hadiah Juara Naik Jadi Rp8 Miliar

Situasi ini tak hanya membuat Borneo FC kehilangan posisi puncak, tetapi juga memunculkan pertanyaan besar soal konsistensi tim. Pelatih Fabio Lefundes pun akhirnya angkat bicara, mengakui adanya faktor krusial yang memengaruhi performa anak asuhnya.

Rentetan hasil negatif Borneo FC memang cukup mencolok. Tim asal Samarinda itu gagal meraih satu pun kemenangan dalam empat pertandingan terakhir Super League 2025–2026. Kekalahan dari Bali United (0-1) dan Persib Bandung (1-3), hasil imbang kontra Persebaya (2-2), hingga kembali tumbang dari Malut United (2-3) menjadi catatan yang kontras dengan performa mereka di awal musim.

img_title 3 Pemain Asing Jebolan Super League Musim Lalu yang Laris Manis di Luar Negeri, Lulusan Persib-Persija Dominan

Pemain Borneo FC

Photo :
  • https://ileague.id/

Padahal, pada fase awal kompetisi, Borneo FC tampil luar biasa. Tim asuhan Fabio Lefundes sempat mencatatkan 11 kemenangan beruntun dan bertahan cukup lama di puncak klasemen. Stabilitas permainan serta kedalaman skuad menjadi kekuatan utama yang membuat Pesut Etam sulit dihentikan.

img_title Mariano Peralta Berpotensi Debut Bersama Persib Saat Jumpa Persija di Semifinal Piala Presiden 2026

Namun, kondisi tersebut perlahan berubah. Rentetan hasil tanpa kemenangan membuat Borneo FC harus merelakan posisi teratas klasemen sementara kepada Persib Bandung. Meski kedua tim kini sama-sama mengoleksi 34 poin, Persib berhak berada di posisi lebih baik berkat keunggulan head to head.

Menanggapi penurunan performa timnya, Fabio Lefundes tak menutup mata. Pelatih asal Brasil itu menyebut badai cedera sebagai faktor utama yang mengganggu keseimbangan permainan Borneo FC. Sejumlah pemain kunci harus menepi dan hal itu berdampak langsung pada hasil di lapangan.

Lefundes mencontohkan absennya beberapa nama penting seperti Rivaldo Maicon dan Baker Elhusaini. Menurutnya, kehilangan pemain-pemain inti di tengah ketatnya kompetisi sepak bola Indonesia membuat tim kesulitan menjaga konsistensi performa.

“Kita tahu juga ada beberapa pemain yang cedera. Itu benturan penting bagi kita karena kehilangan pemain. Misalnya kita kehilangan Rivaldo Maicon, Baker Elhusaini, tiga pemain yang penting. Dengan kompetisi sepak bola di Indonesia, kehilangan pemain penting pasti sulit buat kita,” ujar Fabio Lefundes, dikutip dari laman resmi Borneo FC Sabtu, 3 Januari 2026.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut