King MU Menggila, Manchester City Jadi Ayam Sayur di Old Trafford

Bryan Mbeumo cetak gol untuk MU ke gawang City
Sumber :
  • Squawka

VoxPop – Manchester United kembali memberi harapan. Setelah lebih dari satu dekade terjebak dalam ketidakpastian pasca-era Sir Alex Ferguson, Setan Merah menghadirkan satu sore yang membuat publik Old Trafford percaya bahwa masa depan bisa kembali cerah.

img_title Gelandang Keturunan Indonesia Tijjani Reijnders Segera Kembali ke Italia? Juventus Bisa Merekrutnya dengan Skema Begini

Sabtu sore waktu setempat di Old Trafford, 17 Januari 2026 menjadi saksi kebangkitan itu. Pada laga derbi Manchester ke-198, United tampil luar biasa dan menundukkan Manchester City dengan skor meyakinkan 2-0, sekaligus menandai awal manis era kepelatihan interim Michael Carrick.

Selama 13 tahun terakhir, United kerap memberi harapan palsu. Gelar Liga Europa bersama Jose Mourinho pada 2017 dan kemenangan dramatis atas PSG di Liga Champions 2019 sempat membuat publik bermimpi. Namun mimpi-mimpi itu selalu berakhir dengan kekecewaan.

img_title Update Transfer Rodri ke Real Madrid: Los Blancos Belum Menyerah, Manchester City Minta Segini

Kali ini, entah akan berujung sama atau tidak. Namun setidaknya, untuk satu sore penuh di Old Trafford, itu tidak penting. Yang ada hanyalah kegembiraan, pelepasan beban, dan rasa memiliki kembali terhadap tim yang lama terasa asing.

Di laga ini, Manchester United tampil agresif, rapi, dan penuh energi. City—yang selama satu dekade terakhir kerap menjadi mimpi buruk—dipaksa bermain bertahan dan nyaris tak berkutik. Skor 2-0 bahkan terasa menipu karena United bisa saja menang dengan margin lebih besar.

img_title Bursa Transfer Manchester United: Juventus Bersedia Lepas Francisco Conceicao ke MU Asal Ditukar Joshua Zirkzee?

Michael Carrick langsung mencuri perhatian. Banyak pihak meragukan kapasitasnya, bahkan menyindir perannya jelang laga. Namun Carrick menjawab semua keraguan itu di atas lapangan. Keputusan berani meninggalkan Matheus Cunha dan Benjamin Sesko dari susunan awal justru menjadi langkah jitu.

Duet Kobbie Mainoo dan Casemiro di lini tengah tampil solid dan disiplin. Keduanya menjadi fondasi permainan United yang begitu dominan. Bruno Fernandes kembali menunjukkan kelasnya sebagai pemimpin, mengatur tempo dan menciptakan peluang berbahaya.

Di lini depan, Amad Diallo tampil eksplosif, sementara Bryan Mbeumo—yang baru kembali dari Piala Afrika—menjadi momok bagi pertahanan City. Gol pembuka United akhirnya lahir lewat kaki Mbeumo setelah memanfaatkan serangan balik cepat yang diawali oleh Fernandes.

City sejatinya mencoba bangkit, namun upaya mereka selalu kandas. Erling Haaland dibuat frustrasi dan minim sentuhan berbahaya. Setiap kali City mencoba keluar menyerang, United dengan sigap mematahkan alur permainan mereka.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut