Pelatih PSIM Waspadai Persebaya Era Bernardo Tavares: Mereka Susah Diprediksi

Pelatih PSIM Yogyakarta, Van Gastel
Sumber :
  • I League

VoxPop – PSIM Yogyakarta akan mengawali putaran kedua BRI Super League 2025/26 dengan ujian berat saat menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu 25 Januari 2026 pukul 15.30 WIB. 

img_title Bakal Digelar di Bali, Ini Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026

Sebagai tim promosi, PSIM tampil meyakinkan sepanjang putaran pertama. Mereka mampu menjaga performa kompetitif dan kini bertengger di peringkat keenam klasemen sementara dengan 30 poin, hanya terpaut satu tingkat dari Persebaya Surabaya yang mengoleksi 28 poin.

Kondisi tersebut membuat duel ini memiliki bobot penting bagi kedua tim. Bagi PSIM, laga ini menjadi kesempatan mempertahankan posisi di papan atas. Sementara bagi Persebaya, pertandingan ini merupakan bagian dari upaya menjaga momentum bersama pelatih anyar mereka, Bernardo Tavares.

img_title Daftar Klub Indonesia yang Ajukan Ganti Nama untuk Musim Depan

Pelatih PSM, Bernardo Tavares. (Dok instagram PSM Official)

Photo :
  • VoxPop.co.id/Uki Rama (Malang)

PSIM menyadari tantangan yang dihadapi tidak ringan. Jadwal padat dalam beberapa pekan ke depan membuat tim pelatih memutuskan memberi perhatian khusus pada aspek fisik pemain sejak sebelum laga melawan Persebaya.

img_title Tak Mampu Pertahankan Gelar, Pelatih Port FC Akui Persebaya Membuat Timnya Menderita

“Kami sedikit fokus pada aspek fisik karena program latihan sekarang akan sangat padat. Jadi sekarang adalah waktunya menggenjot fisik karena dalam beberapa minggu ke depan kami tidak bisa latihan fisik lagi,” ujar pelatih PSIM, Van Gastel, dikutip dari laman resmi I-League.

Di sisi lain, PSIM belum bisa tampil dengan kekuatan penuh. Sejumlah pemain masih dalam proses pemulihan cedera dan belum siap diturunkan pada laga perdana putaran kedua ini.

“Yusaku Yamadera masih cedera, dia sudah kembali ke lapangan tapi belum bergabung dengan tim. Donny Warmerdam belum pulih benar, Anton Fase juga belum siap,” kata Van Gastel.

Persebaya sendiri datang ke Bantul dengan wajah baru. Kehadiran Bernardo Tavares sebagai pelatih membawa perubahan signifikan, yang langsung terlihat dari kemenangan mereka pada laga terakhir putaran pertama.

“Pelatih baru, baru saja masuk ke Persebaya, dia melatih satu pertandingan dan mereka menang lawan Malut United FC. Itu hasil yang sangat bagus buat mereka,” ujar Van Gastel.

Menurutnya, kombinasi pelatih dan pemain baru membuat permainan Persebaya sulit diprediksi. Situasi ini menuntut PSIM untuk tampil lebih waspada dan disiplin sepanjang pertandingan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut