John Herdman Coret Dean James, Bek Muda dari Belanda Ini Mendadak Dipanggil Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026?
- Instagram/Tim Geypens
Jakarta, VoxPop – Keputusan mengejutkan datang dari pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, jelang bergulirnya FIFA Series 2026. Di saat persiapan sudah memasuki fase akhir, Herdman justru melakukan perubahan penting di sektor bek kiri dengan mencoret Dean James dari skuad final dan memanggil kembali pemain muda yang sebelumnya sempat tersisih.
Perubahan ini terjadi sangat mendadak karena sebelumnya Dean James diproyeksikan menjadi salah satu pemain penting di sisi kiri pertahanan Garuda. Namun, Ketua Badan Tim Nasional PSSI, Sumardji, memastikan bahwa Dean James tidak bergabung dan slot 23 pemain sudah diisi oleh pemain lain.
"Ya, Dean James tidak datang dan kuota pendaftaran 23 pemain sudah terisi semua," ujar Sumardji dikutip tvOnenews.
Bek Timnas Indonesia, Dean James
- Instagram/deanjames
Setelah Dean James dipastikan batal bergabung, posisi bek kiri Timnas Indonesia kini diisi oleh Tim Geypens, pemain muda yang berkarier di Belanda bersama FC Emmen. Kabar kedatangan Geypens ke Indonesia pertama kali diungkap oleh Staf Khusus Menteri Hukum RI, Noor Korompot, melalui unggahan di media sosial.
Dalam unggahan tersebut, Noor Korompot menyebut bahwa empat pemain akan tiba di Jakarta sehari sebelum pertandingan FIFA Series dimulai, termasuk Tim Geypens yang dipastikan bergabung dengan skuad Garuda.
"Breaking News: Besok pagi empat punggawa timnas, sehari sebelum kick off, insyaallah dipastikan tiba di Jakarta Nathan Tjoe A On, Joey Pelupessy, Justin Hubner, dan Geypens resmi dari skuad FC Emmen. Ini sekaligus menjawab kegelisahan fans timnas, termasuk kegelisahan kami. Tidak ada yang tidak tuntas. Begitulah yang bisa kami sampaikan setelah mendengar penjelasan resmi dari Ketum PSSI," tulis Noor Korompot.
Kembalinya Tim Geypens ke Timnas Indonesia bisa dibilang penuh cerita. Bek muda tersebut sebelumnya sempat masuk dalam daftar pemain, namun kemudian tersingkir saat daftar pemain dikerucutkan. Situasi semakin rumit karena ia juga sempat terseret dalam persoalan administrasi paspor di Liga Belanda yang juga melibatkan beberapa pemain keturunan Indonesia lainnya.
Akibat persoalan tersebut, klubnya FC Emmen sempat membekukan Geypens dari skuad utama. Namun di tengah situasi sulit di level klub, justru datang kesempatan besar di level tim nasional. Herdman memutuskan memanggil kembali Geypens untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Dean James.
Keputusan ini tentu bukan tanpa risiko. Perubahan pemain di lini belakang pada menit menit akhir bisa memengaruhi koordinasi dan chemistry antarpemain, apalagi posisi bek kiri merupakan salah satu posisi krusial dalam skema permainan modern, baik saat bertahan maupun membantu serangan.
Di sisi lain, pemanggilan Tim Geypens juga bisa dibaca sebagai langkah jangka panjang. Usianya yang masih muda membuatnya berpotensi menjadi bagian dari regenerasi Timnas Indonesia, terutama di sektor bek kiri yang selama ini masih sering mengalami rotasi pemain.
Pertandingan melawan Saint Kitts and Nevis pada Jumat 27 Maret 2026 nanti diprediksi akan menjadi momen penting bagi Geypens. Jika mendapat kesempatan bermain, laga tersebut bisa menjadi panggung pembuktian apakah dirinya layak menjadi pilihan utama di posisi bek kiri Timnas Indonesia pada era kepelatihan John Herdman.
Penyebab Dean James Dicoret dari Timnas Indonesia
Di balik keputusan pencoretan Dean James dari skuad final Timnas Indonesia, ternyata ada pertimbangan khusus dari tim pelatih dan manajemen. Dean James sendiri saat ini masih aktif bermain di klub Belanda, Go Ahead Eagles, sehingga keputusan tidak membawanya ke FIFA Series 2026 sempat memunculkan tanda tanya di kalangan publik.
Ketua Badan Tim Nasional PSSI, Sumardji, menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah ia berdiskusi langsung dengan pelatih John Herdman terkait jumlah pemain yang akan dibawa ke pertandingan. Awalnya, skuad sementara Timnas Indonesia berisi 41 pemain sebelum kemudian dipangkas menjadi 24 pemain oleh tim pelatih.
Sumardji sempat mempertanyakan jumlah tersebut karena jika 24 pemain dibawa, berarti hanya akan ada satu pemain yang dicoret dari daftar pertandingan. Ia menilai situasi itu cukup berat secara mental bagi pemain yang sudah datang tetapi akhirnya hanya duduk di tribun penonton.
Karena pertimbangan tersebut, Sumardji mengaku menyampaikan langsung kepada Herdman agar jumlah pemain disesuaikan. Setelah melalui diskusi, Herdman akhirnya memutuskan membawa 23 pemain saja dan membatalkan pemanggilan Dean James.
Sempat beredar kabar bahwa batalnya Dean James bergabung dengan Timnas Indonesia berkaitan dengan masalah paspor ganda Belanda dan Indonesia setelah adanya laporan dari NAC Breda terkait status pemain tersebut di Liga Belanda. Bahkan, isu tersebut disebut sempat dibahas oleh Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB.
Namun Sumardji menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar. Ia memastikan tidak ada masalah administrasi atau paspor yang menjadi alasan pencoretan Dean James. Keputusan tersebut disebut murni merupakan pilihan pelatih berdasarkan kebutuhan tim dan komposisi pemain yang ingin dibawa ke pertandingan FIFA Series 2026.
Dengan demikian, pencoretan Dean James bukan karena faktor di luar teknis, melainkan lebih kepada strategi dan pertimbangan komposisi skuad yang dipilih langsung oleh John Herdman. Keputusan inilah yang kemudian membuka jalan bagi kembalinya Tim Geypens ke dalam skuad Timnas Indonesia di detik-detik terakhir jelang turnamen.
