Bung Towel Kaget! Tak Ada Gelandang Lokal di Skuad Debut Herdman

Pengamat sepak bola Indonesia, Tommy Welly atau yang akrab disapa Bung Towel
Sumber :
  • tvOne

Jakarta, VoxPop – Debut pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, langsung menuai sorotan. Bukan hanya soal taktik atau strategi, tetapi juga komposisi pemain yang dipilih untuk laga FIFA Series melawan Saint Kitts and Nevis hari ini, Jumat 27 Maret 2026.

img_title 3 Senjata Mematikan Singapura untuk Timnas Indonesia

Pengamat sepak bola Indonesia, Tommy Welly atau yang akrab disapa Bung Towel, mengaku cukup terkejut dengan daftar 23 pemain yang dipilih Herdman. Salah satu yang paling disorot adalah tidak adanya gelandang dari pemain lokal dalam skuad tersebut.

Menurut Bung Towel, dari total pemain lokal yang masuk skuad, jumlahnya sangat sedikit dan komposisinya tidak mencakup lini tengah, yang seharusnya menjadi sektor vital dalam permainan modern.

img_title Permalukan Timnas Indonesia 3-0, Nguyen Xuan Son Belum Puas: Vietnam Ingin Pertahankan Gelar Piala AFF

“Kalau kita bicara dari sisi keberpihakan kepada pemain lokal, yang ada kan hanya tujuh yang masuk. Tujuh itu dua goalkeeper dan lima outfield player. Artinya dua di belakang Doni Tri dengan Rizky Ridho, tidak ada gelandang dari pemain lokal,” kata Bung Towel dikutip tvOne.

Minimnya Gelandang Lokal Jadi Sorotan

img_title Mitchell Baker Tak Lagi Sendiri, Hattrick Gila Striker Myanmar Ubah Peta Persaingan Top Scorer Piala AFF 2026

Absennya gelandang lokal di skuad ini bukan sekadar soal pilihan pemain, tetapi bisa menjadi gambaran kondisi sepak bola Indonesia saat ini. Lini tengah merupakan jantung permainan, penghubung antara lini belakang dan lini depan, sekaligus penentu ritme permainan.

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman

Photo :
  • Instagram/timnasindonesia

Beberapa nama gelandang yang selama ini identik dengan Timnas Indonesia seperti Ricky Kambuaya justru tidak masuk dalam daftar 23 pemain. Selain itu, nama seperti Witan Sulaeman dan Egy Maulana Vikri juga tidak masuk skuad akhir.

Situasi ini dinilai Bung Towel sebagai sinyal bahwa Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah besar, terutama dalam menciptakan gelandang kreatif yang mampu mengalirkan bola progresif ke lini depan.

“Persoalannya apakah bukan gambaran besar buat kualitas pemain kita adalah mana gelandang kita? Karena kalau depan ada masalah bikin gol, maka gelandangnya harus diperbaiki supaya bisa kasih bola-bola progresif,” ujarnya.

Artinya, persoalan Timnas Indonesia tidak bisa hanya dilihat dari lini depan saja. Jika striker kesulitan mencetak gol, bisa jadi masalahnya bukan hanya di penyerang, tetapi suplai bola dari lini tengah yang kurang maksimal.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut