Lebih dari 32 Ribu Calon Pesepakbola Putri, MLSC Raih Penghargaan PSSI Awards 2026
- Istimewa
Dampak program ini juga dirasakan langsung oleh sekolah-sekolah peserta. Kepala Sekolah SDN Klepu 03 Semarang, Didit Sulistio, menyebut turnamen kelompok umur 8, 10, dan 12 tahun membuat siswa lebih aktif berolahraga, lebih sehat, dan berkembang secara kognitif. Sekolahnya bahkan berhasil meraih juara KU 10 empat seri beruntun.
Tak hanya itu, MilkLife Soccer Challenge juga melahirkan talenta muda. Salah satu alumninya, Albianca Raula, mengaku turnamen ini sangat membantu dirinya mengembangkan teknik dan mental hingga sempat mengikuti seleksi Timnas Wanita U-16.
Hal serupa dirasakan Ika Wonda yang pernah mengikuti turnamen internasional JSSL Singapore 7’s 2025 dan meraih runner-up bersama timnya setelah berkembang dari MilkLife Soccer Challenge.
Selain pertandingan 7 lawan 7 untuk KU 10 dan KU 12, kompetisi ini juga menghadirkan Festival SenengSoccer untuk KU 8, Skill Challenge, hingga program MilkLife Soccer Extra Training. Nantinya, talenta terbaik dari seluruh kota akan dipertemukan dalam MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2025–2026 yang akan digelar Juni 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, dengan format baru 9 lawan 9.
Sementara itu, MilkLife Soccer Challenge Seri 2 musim 2025–2026 akan kembali bergulir mulai April 2026 di sejumlah kota seperti Samarinda, Bekasi, Banjarmasin, Kudus, Surabaya, dan Malang. Kompetisi ini diharapkan terus melahirkan generasi baru pesepakbola putri Indonesia di masa depan.
