Bernardo Silva Pergi, Manchester City Sudah Punya Pengganti
- football365
VoxPop – Era Bernardo Silva di Manchester City segera berakhir. Setelah sempat jadi bahan spekulasi sepanjang musim, gelandang asal Portugal itu dipastikan akan hengkang di akhir musim menutup satu bab penting dalam sejarah dominasi City.
Sinyal perpisahan itu juga dikonfirmasi dari dalam tim. Asisten pelatih Pep Lijnders, yang mewakili Pep Guardiola, angkat bicara usai kemenangan di FA Cup.
"Setiap kisah indah pasti ada akhirnya dan saya harap dia menikmati bulan-bulan terakhirnya karena hanya tersisa enam minggu dan mendapatkan perpisahan yang layak. Dia pantas mendapatkan semua perhatian itu."
Kepergian Silva jelas bukan hal kecil. Pemain yang sudah mempersembahkan enam gelar Premier League dan satu trofi UEFA Champions League itu adalah bagian penting dari mesin permainan City selama hampir satu dekade.
Menariknya, Silva sebenarnya sudah “menunjuk” sosok yang ia prediksi bisa menggantikan perannya di masa depan: Geovany Quenda.
Saat Quenda masih sangat muda, Silva bahkan sudah memberi sinyal besar soal potensinya.
"Dia mungkin akan merebut posisi saya. Di usia 17 tahun, saya bahkan belum bermain untuk tim muda Benfica."
Namun skenario itu tak akan terjadi di Etihad. Quenda justru memilih bergabung dengan Chelsea dalam transfer senilai sekitar £44 juta. Kesepakatan itu sudah dicapai sejak Maret tahun lalu, dengan sang pemain akan resmi bergabung musim panas ini.
Performa Quenda sendiri memang sedang menanjak bersama Sporting CP, baik di liga domestik maupun kompetisi Eropa. Bahkan eks pelatihnya, Ruben Amorim, tak ragu melabelinya sebagai talenta spesial.
"Secara fisik dia sangat kuat, sangat fokus, dan tetap rendah hati. Itu sangat penting untuk pemain muda. Saya pikir dia akan menjadi pemain hebat, tapi kita harus memberinya waktu," ucapnya.
Di sisi lain, City harus menghadapi kenyataan pahit: mereka kehilangan pemain unik tanpa pengganti yang benar-benar setara.
"Anda tidak akan pernah bisa menggantikan pemain seperti dia dengan tipe yang sama, karena pemain seperti itu tidak ada. Bernardo Silva itu unik, dari cara dia mengontrol permainan, bergerak, menerima bola, memimpin, hingga melihat solusi."
"Akan sulit, karena ketika dia tidak bermain dalam satu pertandingan saja, Anda bisa melihat betapa dia dirindukan. Itu baru satu laga, bayangkan dalam satu musim."
Kini, dengan waktu tersisa hanya hitungan minggu, fokus Silva adalah menutup kisahnya dengan sempurna. City masih memburu gelar liga sambil bersaing dengan Arsenal, dan juga bersiap menghadapi semifinal FA Cup melawan Southampton.
