BREAKING NEWS: Laga PSIM Yogyakarta vs Persija Jakarta Resmi Pindah ke Bali dan Tanpa Penonton!

Pemain Persija Jakarta, Witan Sulaeman (kanan)
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/foc.

Jakarta, VoxPop – Kabar mengejutkan datang dari lanjutan pekan ke-29 Super League 2025/2026. Pertandingan big match antara PSIM Yogyakarta melawan Persija Jakarta yang sedianya digelar di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, resmi dipindahkan ke Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

img_title Update Transfer Persib: Bek Maung Bandung Rp3,4 Miliar Berpotensi Hengkang ke Bali United

Keputusan ini diambil setelah melalui proses evaluasi panjang terkait kapasitas fasilitas olahraga di Bantul yang dinilai belum ideal untuk menampung antusiasme tinggi pecinta sepak bola dalam laga krusial ini.

Demi Keamanan dan Hindari Sanksi

img_title Malut United Ganti Nama Jadi Java United, Fans Luapkan Kekecewaan: Loyalitas Kami Sia-sia!

Ketua Panpel PSIM, Wendy Umar Seno Aji, menjelaskan bahwa meski seluruh perizinan operasional di SSA sebenarnya sudah rampung, pihak manajemen memutuskan untuk memprioritaskan faktor keselamatan berdasarkan rekomendasi pihak kepolisian.

“Aspek keamanan dan kenyamanan seluruh pihak harus menjadi prioritas utama. Mengingat tingginya antusiasme, kami menilai kapasitas SSA saat ini belum ideal untuk memfasilitasi kebutuhan tersebut secara maksimal," ujar Wendy, dikutip dari laman resmi klub, Minggu, 19 April 2026.

img_title Reuni Eks FC Utrecht di Indonesia, Maarten Paes Sambut Kedatangan Adrian Dalmau di Super League

Lebih lanjut, laga yang akan digelar pada 22 April mendatang ini dipastikan berlangsung tanpa kehadiran penonton. Langkah strategis ini diambil demi meminimalisir risiko administratif maupun ancaman pengurangan poin bagi PSIM di klasemen.

Pemain Persija Jakarta

Photo :
  • ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/bar

Opsi Stadion Jatidiri Kandas

Sebelum memutuskan terbang ke Pulau Dewata, manajemen PSIM sempat mengupayakan Stadion Jatidiri, Semarang, sebagai markas alternatif agar tetap dekat dengan basis massa suporter. Namun, adanya bentrok jadwal penggunaan stadion membuat opsi tersebut gagal direalisasikan.

Situasi ini tentu menjadi tantangan berat bagi Laskar Mataram. Saat ini, PSIM tengah berjuang keluar dari tren negatif setelah hanya mampu meraih satu kemenangan dari 11 laga terakhir. Tim asuhan Jean-Paul van Gastel ini tertahan di peringkat ke-10 dengan 38 poin.

Misi Berat Hadapi Macan Kemayoran

Di sisi lain, Persija Jakarta datang dengan kepercayaan diri tinggi. Tim asuhan Mauricio Souza tersebut baru saja menyapu bersih dua kemenangan beruntun dan kini bertengger di posisi ketiga klasemen dengan 58 poin.

Meski harus bermain di tempat netral dan tanpa dukungan langsung di tribun, Wendy berharap doa dari para suporter tetap mengalir.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut