Heboh Nameset Jersey Timnas Indonesia Mengelupas, Kelme Buka Suara

CEO Kelme Indonesia, Kevin Wijaya
Sumber :
  • PSSI Pers

VoxPop – Polemik nameset jersey Timnas Indonesia yang sempat copot saat ajang FIFA Series 2026 masih menjadi perbincangan warganet di media sosial. 

img_title Dijuluki Erling Haaland, Kemana Mitchell Baker saat Timnas Indonesia Dihajar Vietnam?

Insiden itu ramai jadi sorotan publik setelah tulisan nama dan nomor punggung milik Dony Tri Pamungkas dan Ole Romeny terlihat lepas dari jersey ketika pertandingan berlangsung.

Terkait hal itu, CEO Kelme Indonesia, Kevin Wijaya, buka suara. Dia menegaskan, dari sisi teknologi dan bahan, nameset yang dipakai pemain sebenarnya sudah sesuai standar profesional. 

img_title John Herdman Bikin Rekor Memalukan, Vietnam Akhiri Kutukan 24 Tahun usai Hancurkan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Bahkan, material yang digunakan berbeda dengan jersey biasa. Ia menjelaskan, nameset pemain menggunakan material silikon, bukan vinyl atau rubber seperti umumnya.

“Ketika kami meluncurkan nameset memang sudah direncanakan dipakai untuk pemain. Jadi teknologi dan bahan sudah disesuaikan. Secara material lebih lentur dan fleksibel untuk pemain,” kata Kevin.

img_title Meski Kalah Telak dari Vietnam, Timnas Indonesia Bisa Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026 Jika Skenario Ini Terjadi

Namun setelah dilakukan investigasi internal, Kelme menemukan masalah bukan berasal dari bahan nameset, melainkan proses pemasangan atau pressing.
Menurut Kevin, ada tiga faktor utama agar nameset bisa menempel sempurna: material jersey, material nameset, dan proses pressing.

“Kami melakukan penelusuran menyeluruh sekitar satu bulan setelah FIFA Series akhir Maret. Persoalannya ada di proses pressing,” jelasnya.

Kelme mengungkapkan, proses penempelan ternyata sangat bergantung pada jenis mesin press, operator, hingga penerapan SOP di lapangan.

Perusahaan apparel asal Spanyol itu sebelumnya sudah menetapkan standar pemasangan dengan suhu 160 derajat selama 15 detik. Namun, ada satu hal yang luput dari perhatian mereka.

“Tidak semua mesin press itu sama. Satu mesin dengan mesin lainnya perlu perlakuan berbeda. Kami memohon maaf atas hal ini,” kata Kevin.

Kelme pun memilih bersikap terbuka terkait kesalahan tersebut dan berjanji akan melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang lagi di masa mendatang.

Ke depannya, selain pendampingan, Kevin juga menyatakan pihaknya akan kembali melakukan pelatihan kepada para operator pemasangan nama pemain serta kitman dari Timnas Indonesia terkait perawatan jersey. 

"Selain itu, bisa jadi perlu double pressing karena itu juga yang kami dapat dari Garuda Store ketika di Garuda Store ternyata mereka melakukan double pressing dari dalam dan luar. Nah itu yang membuat jadi benar-benar nempelnya optimal," tutur dia. 

"Jika ada pelanggan yang ingin memberi masukan, kritik, atau saran bisa langsung menghubungi kami melalui cs@kelmeid.com," ucap Kevin.
 

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman dan Kapten TImnas Indonesia, Rizky Ridho usai Melawan Vietnam di Piala AFF 2026

John Herdman Minta Maaf usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 3-0, Akui Kalah Taktik

John Herdman meminta maaf usai Timnas Indonesia kalah 0-3 dari Vietnam di Piala AFF 2026. Ia mengakui Garuda kalah taktik dan fokus bangkit melawan Singapura.

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut