Cerita Haru Arteta Saat Arsenal Juara

Manajer Arsenal Mikel Arteta
Sumber :
  • REUTERS/Isabel Infantesf

VoxPop – Mikel Arteta ternyata tidak menyaksikan langsung momen Arsenal memastikan gelar juara Liga Inggris 2025/2026. Sang pelatih justru memilih menjauh dari layar televisi sebelum akhirnya mendapat kabar spesial dari putranya sendiri.

img_title Arkhan Kaka Bongkar Pelajaran Berharga usai Bobol Gawang Aston Villa

Arsenal resmi menjadi kampiun Premier League usai Manchester City gagal menang saat ditahan Bournemouth di Vitality Stadium, Rabu (20/5) dini hari WIB. Hasil itu membuat The Citizens tak lagi mampu mengejar poin The Gunners di puncak klasemen.

Saat skuad Arsenal dan staf klub berkumpul di pusat latihan London Colney untuk menyaksikan laga City, Arteta justru memutuskan pulang ke rumah beberapa menit sebelum kick-off.

img_title Unai Emery Akui Sepak Bola Indonesia Berkembang Pesat, Aston Villa Sampai Dipaksa Kerja Keras di SUGBK

Pelatih asal Spanyol itu mengaku tak sanggup ikut menonton karena emosinya terlalu campur aduk.

“Itu salah satu perasaan terbaik yang pernah saya rasakan dalam hidup,” kata Arteta.

img_title Link Live Streaming Aston Villa Vs All Stars Indonesia Malam Ini: Alejandro Garnacho Comeback ke GBK

“Saya sebenarnya dijadwalkan menonton pertandingan bersama para pemain dan staf di Colney. Tapi saya tidak bisa.”

Arteta merasa dirinya tidak membawa energi yang tepat jika tetap berada di sana. Ia memilih membiarkan para pemain menikmati momen tersebut bersama-sama.

“Saya pergi sekitar 20 menit sebelum pertandingan dimulai. Saya merasa itu adalah momen mereka untuk menikmatinya bersama dan melihat apa yang akan terjadi,” ujarnya.

Sesampainya di rumah, Arteta mencoba mengalihkan pikiran dengan kegiatan sederhana di halaman belakang rumahnya.

“Saya pergi ke taman, menyalakan api, lalu mulai membuat barbecue. Saya sama sekali tidak menonton pertandingan.”

Meski begitu, suasana dari ruang keluarga tetap terdengar samar-samar di telinganya. Hingga akhirnya momen yang ditunggu datang.

“Tiba-tiba keajaiban itu terjadi,” ucap Arteta.

Momen paling emosional datang ketika putra sulungnya, Gabriel, berlari menghampiri sambil menangis.

“Anak sulung saya membuka pintu taman, berlari ke arah saya, lalu memeluk saya sambil berkata: ‘Kita juara, Daddy!’”

Tak lama kemudian, dua anaknya yang lain bersama sang istri ikut menghampiri. Arteta mengaku suasana tersebut menjadi momen yang sangat sulit dilupakan.

“Itu sangat indah. Melihat kebahagiaan mereka, karena mereka selalu bersama saya dalam perjalanan ini, rasanya benar-benar magis.”

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut