Menanti Dongeng Como 1907: Selangkah Lagi Menuju Liga Champions di Bawah Kendali Djarum Group

Pemain Como 1907
Sumber :
  • REUTERS/Daniele Mascolo

Como, VoxPop – Jika AS Roma dan AC Milan terpeleset dalam laga pamungkas Serie A Italia pada Minggu dini hari nanti, sementara di saat bersamaan Como 1907 berhasil mengamankan poin penuh, maka bersiaplah. Pada musim depan, nama Indonesia dipastikan akan lebih sering menggema dan disebut oleh para komentator sepak bola di panggung tertinggi Eropa.

img_title Ungkapan Jujur John Stones Usai Gabung Inter Milan, Singgung Stigma Pemain Inggris dan Reuni dengan Manuel Akanji

Como 1907, klub yang dulunya dianggap gurem dan sempat berada di ambang kebangkrutan, kini bertransformasi menjadi salah satu kekuatan baru yang menakutkan di kasta tertinggi sepak bola Italia. Aktor utama di balik kebangkitan ajaib ini tidak lain adalah Djarum Group. Konglomerasi terkemuka asal Indonesia tersebut perlahan namun pasti menyulap klub tepi danau ini masuk ke dalam lapisan elite Negeri Pizza.

Bagi publik Italia, lompatan performa Como mungkin terasa mengejutkan. Namun, bagi masyarakat Indonesia yang paham betul bagaimana rekam jejak Djarum dalam membina olahraga nasional—khususnya bulu tangkis—sentuhan emas ini bukanlah sebuah kebetulan, melainkan hasil dari sebuah komitmen jangka panjang.

img_title Timnas Indonesia Bakal Kebagian Untung, Ini Alasan Monza Ingin Rekrut Emil Audero dari Como

Genggaman Tiket Eropa dan Skenario Liga Champions

Musim ini, Como 1907 sudah mengunci satu tempat di kompetisi kasta kedua Eropa, Liga Europa, untuk musim depan. Keberhasilan Inter Milan menjuarai Coppa Italia memastikan jatah tiket tersebut aman di tangan Como dan Juventus.

img_title Timnas Indonesia Bisa Rugi Besar di FIFA ASEAN Cup dan Piala Asia 2027, Begini Situasi Terkini Emil Audero di Como

Duel Como vs Napoli

Photo :
  • REUTERS/Daniele Mascolo

Saat ini, Como bertengger di peringkat kelima klasemen sementara Serie A dengan koleksi 68 poin. Skuad asuhan Cesc Fabregas ini bahkan sukses mengangkangi raksasa Turin, Juventus, berkat keunggulan selisih gol.

Meski jatah Liga Europa sudah di tangan, ambisi Como tidak berhenti di situ. Peluang mereka untuk menembus kompetisi paling elite, Liga Champions (UCL), masih terbuka lebar. Syaratnya, AC Milan (peringkat 3) dan AS Roma (peringkat 4) yang hanya terpaut dua angka gagal menang di laga terakhir, sementara Como wajib menumbangkan Cremonese yang sedang berjuang lolos dari jurang degradasi.

Penentuan nasib ini akan terjadi serentak pada Minggu dini hari nanti. Ketika Como bertamu ke markas Cremonese, Juventus akan menghadapi Torino, Roma dijamu oleh Verona yang sudah dipastikan terdegradasi, dan AC Milan akan meladeni tantangan Cagliari.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut