PSSI Gandeng KNVB, Talenta Muda Digembleng dengan Metode Sepak Bola Belanda
- PSSI
Kemampuan tersebut, menurutnya, menunjukkan bahwa fondasi sepak bola yang dimiliki anak-anak Papua sudah sangat baik. Dengan bekal tersebut, mereka dinilai mampu menerima metode latihan yang lebih modern dan berintensitas tinggi.
“Karena dasarnya sudah bagus sehingga untuk mereka mengikuti latihan di area latihan dengan intensitas lebih tinggi mereka bisa mengikutinya," lanjutnya.
Lebih jauh, Ratu menegaskan bahwa pengembangan sepak bola Indonesia tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis. PSSI juga terus menanamkan empat nilai utama yang menjadi landasan pembinaan sepak bola nasional, yakni disiplin, bermain bersih, rasa hormat, dan persatuan.
Menurutnya, nilai-nilai tersebut sudah terlihat dalam sistem pembinaan yang diterapkan Papua Football Academy.
“Saya melihat di PFA kurikulum yang mereka bentuk ini turunan dari empat nilai PSSI mulai dari disiplin, rasa hormat terhadap guru, sportifitas dan persaudaraan yang kuat. Ini contoh yang sangat baik dari tanah Papua yang harus kita gaung kan untuk Indonesia,” kata Ratu.
Sementara itu, Senior Vice President Sustainable Development PT Freeport Indonesia, Nathan Kum, mengatakan program ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang sepak bola, khususnya di Papua.
“Mengembangkan teknik strategi bermain bola secara khusus bagi para pelatih dan anak di Papua Football Academy dan bagi para pelatih dari sekolah YPJ dan SATP,” ujar Nathan.
Ia menjelaskan bahwa coaching clinic bersama KNVB ini bukan pertama kali digelar. Program serupa sebelumnya telah dilaksanakan dan mendapat respons positif dari para peserta.
“Tahun ini dibuat sedikit beragam dengan melibatkan delapan pelatih lain dari dua sekolah yang berafiliasi dengan PTFI, yaitu YPJ & SATP. Terima kasih kepada semua pelatih yang sudah meluangkan waktu selama tiga hari ini belajar dari kedua instruktur KNVB,” kata Nathan.
Kolaborasi antara PSSI, KNVB, dan PT Freeport Indonesia ini diharapkan menjadi salah satu fondasi penting dalam menciptakan ekosistem pembinaan sepak bola yang lebih kuat di Papua. Dengan dukungan metode pelatihan internasional dan potensi besar yang dimiliki putra-putri Papua, peluang lahirnya bintang-bintang baru untuk Timnas Indonesia semakin terbuka lebar.
