Timnas Iran Rilis Skuad Piala Dunia 2026 Tanpa Striker Subur Sardar Azmoun, Ini Alasannya

Striker Timnas Iran, Sardar Azmoun
Sumber :
  • REUTERS/Lee Smith

Tehran, VoxPop – Kabar mengejutkan datang dari Timnas Iran menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026. Penyerang bintang mereka, Sardar Azmoun, secara resmi dicoret dan tidak dimasukkan ke dalam skuad oleh pelatih Amir Ghalenoei.

img_title Usai Piala Dunia 2026, Kanada Gelontorkan Rp12 Triliun untuk Investasi Olahraga

Keputusan ini diambil di tengah laporan adanya tuduhan tindakan "tidak setia" (disloyalitas) dari sang pemain terhadap pemerintah Iran.

Azmoun, yang saat ini bermain untuk klub Shabab Al-Ahli di Uni Emirat Arab (UEA), dilaporkan telah membuat para penguasa di negaranya meradang. Penyerang berusia 31 tahun tersebut dianggap memicu kemarahan pemerintah setelah kedapatan mengunggah foto dirinya bersama Penguasa UEA, Mohammed bin Rashid Al Maktoum, pada bulan Maret lalu.

img_title Skandal Sepakbola Korea Selatan Makin Panas, Rumah Hong Myung Bo dan KFA Digeledah Polisi

Tindakan tersebut dianggap sensitif mengingat ketegangan geopolitik yang terjadi; Iran saat ini terlibat dalam konflik dengan AS dan Israel, di mana beberapa fasilitas di UEA juga sempat menjadi sasaran serangan dari pihak Iran.

Kerugian Besar Bagi Lini Serang Iran

img_title Timnas Indonesia Tak Bisa Ditaklukkan, Piala Dunia 2030 Roberto Mancini Ingin Kembalikan Kejayaan Italia

Pencoretan Azmoun merupakan pukulan telak bagi ketajaman lini serang Iran. Pasalnya, mantan penyerang AS Roma dan Bayer Leverkusen ini merupakan salah satu pencetak gol tersubur dalam sejarah negaranya, dengan catatan luar biasa 57 gol dari 91 penampilan.

Sebelumnya, nama Azmoun memang sudah tidak masuk dalam skuad sementara, dan kini Coach Ghalenoei kembali menegaskan keputusannya untuk tidak membawa sang striker ke turnamen akbar tersebut.

Meski kehilangan Azmoun, Iran tetap membawa beberapa pemain senior yang merumput di luar negeri, termasuk penyerang gaek Mehdi Taremi (33) yang kini membela Olympiakos, serta mantan pemain Brighton, Alireza Jahanbakhsh, yang saat ini bermain untuk klub Belgia, Dender.

Iran Pindahkan Markas ke Meksiko

Piala Dunia 2026 sendiri akan dimulai pada 11 Juni mendatang dengan Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko bertindak sebagai tuan rumah bersama. Namun, keikutsertaan Iran sempat dilingkupi ketidakpastian.

Akibat hubungan diplomatik yang memburuk, Iran akhirnya memutuskan untuk memindahkan markas tim (basecamp) mereka ke Meksiko. Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, bahkan mengklaim bahwa pihak Amerika Serikat memang tidak bersedia untuk menjamu timnas Iran di wilayah mereka.

Berdasarkan jadwal, Iran akan melakoni dua pertandingan awal di Los Angeles, AS, yaitu melawan Selandia Baru pada 15 Juni dan Belgia pada 21 Juni, sebelum terbang ke Seattle untuk menghadapi Mesir pada 26 Juni.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut