John Herdman Tantang Timnas Indonesia Putus Kutukan 38 Tahun Lawan Oman

John Herdman dan Kevin Diks
Sumber :
  • VoxPop/Surya Aditiya

VoxPop – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman menantang skuad Garuda untuk mengakhiri rekor 38 tahun tanpa kemenangan atas Oman saat kedua tim bertemu dalam FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Jumat, 5 Juni 2026.

img_title Jadwal Piala AFF 2026 Hari Ini: Thailand Vs Malaysia, Duel Penentu Calon Lawan Timnas Indonesia di Semifinal

Herdman menegaskan para pemain telah menjalani persiapan yang cukup baik selama lima hari terakhir meskipun sempat mengalami kendala akibat beberapa pemain yang datang terlambat karena masalah kesehatan dan kondisi pribadi. Menurutnya, seluruh pemain kini berada dalam kondisi yang siap untuk menghadapi pertandingan.

"Kami belum pernah mengalahkan Oman dalam 38 tahun, dan itu adalah tantangan bagi kami. Dengan dukungan kalian, kami akan melakukan semua yang kami bisa untuk mencatatkan sejarah baru," ujar Herdman dalam konferensi pers sebelum laga, Kamis 4 Juni 2026.

img_title Vietnam Wajib Menang atas Timnas Indonesia usai Ditahan Singapura, Kim Sang-sik Semprot Pemainnya

John Herdman dan Kevin Diks

Photo :
  • VoxPop/Surya Aditiya

Pelatih asal Kanada tersebut menilai pertandingan melawan Oman memiliki arti lebih dari sekadar laga persahabatan. Ia menyebut pertandingan ini sebagai kesempatan bagi Timnas Indonesia untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu tim yang mampu bersaing di level Asia.

img_title Omongan Jujur John Herdman usai Timnas Indonesia Menang Susah Payah atas Timor Leste

Menurut Herdman, salah satu hal yang terus ditekankan kepada para pemain adalah keberanian untuk menerima tantangan besar dan mengambil tanggung jawab dalam upaya menulis ulang sejarah pertemuan Indonesia melawan Oman.

Selain membangun mentalitas tim, Herdman juga mengungkapkan sejumlah aspek permainan yang menjadi fokus perbaikan selama pemusatan latihan. Ia menilai Timnas Indonesia masih perlu meningkatkan efektivitas serangan meski mampu menguasai permainan dalam beberapa laga sebelumnya.

"Kami tidak memiliki cukup tembakan tepat sasaran mengingat seberapa besar kontrol yang kami miliki. Kami juga tidak memiliki cukup pemain di dalam kotak penalti dan kurang penetrasi di sepertiga akhir lapangan," kata Herdman.

Ia menjelaskan proses pengembangan tim membutuhkan waktu. Sebagai contoh, Herdman menunjukkan rekaman pertandingan tim nasional Kanada saat menghadapi Qatar untuk menggambarkan bagaimana sebuah tim membutuhkan proses bertahun-tahun hingga mencapai performa yang diinginkan.

Meski demikian, Herdman optimistis kualitas pemain yang dimiliki Timnas Indonesia saat ini mampu membawa perubahan positif. Ia percaya skuad Garuda dapat menunjukkan kemajuan signifikan saat menghadapi Oman.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut