Jerman Permalukan Curacao 7-1, Hasil Serupa dengan Tragedi Brasil di Piala Dunia 2014

Jerman Permalukan Curacao 7-1, Hasil Serupa dengan Tragedi Brasil di Piala Dunia 2014
Sumber :
  • Instagram @onefootball

Undav Jadi Pembeda

img_title FIFA Akhirnya Bikin Klarifikasi soal Jual Saham Piala Dunia: Tidak Ada yang Berniat Menjual Sepak Bola

Paruh kedua menjadi panggung dominasi penuh Jerman. Baru dua menit setelah restart, Jamal Musiala memperbesar keunggulan menjadi 4-1 melalui penyelesaian klinis hasil umpan Joshua Kimmich.

Nathaniel Brown kemudian ikut mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-68. Menariknya, gol tersebut berawal dari assist pemain pengganti Deniz Undav.

img_title Erick Thohir Dukung Rencana Gianni Infantino Jual Saham Piala Dunia, Singgung Perkembangan Timnas Indonesia

Tak berhenti di situ, Undav menunjukkan kualitasnya sebagai supersub. Penyerang Stuttgart itu mencetak gol pada menit ke-78 setelah menerima umpan Kimmich.

Pesta gol Jerman ditutup Havertz pada menit ke-88. Lagi-lagi, Undav berperan penting dengan mencatat assist keduanya dalam pertandingan ini.

img_title Timnas Indonesia Tak Bisa Ditaklukkan, Piala Dunia 2030 Roberto Mancini Ingin Kembalikan Kejayaan Italia

Meski hanya bermain sekitar 30 menit, Undav tampil luar biasa. Berdasarkan data Sofascore, ia meraih rating 8,9—tertinggi di lapangan—berkat kontribusi satu gol dan dua assist. Pemain berusia 29 tahun itu bahkan hanya mencatatkan 14 sentuhan bola, namun mampu menghasilkan dampak maksimal.

Ingat Lagi Jerman Hancurkan Brasil 7-1 di Puala Dunia 2014

Kemenangan 7-1 atas Curacao langsung memicu perbincangan di media sosial. Banyak penggemar sepak bola mengaitkannya dengan kemenangan legendaris Jerman atas Brasil pada semifinal Piala Dunia 2014.

Kala itu, di Stadion Mineirao, Belo Horizonte, publik tuan rumah dibuat terdiam ketika Jerman menggila dan menang dengan skor identik 7-1.

Thomas Muller membuka skor pada menit ke-11 sebelum Miroslav Klose menambah keunggulan sekaligus memecahkan rekor gol Piala Dunia milik Ronaldo Nazario.

Toni Kroos mencetak dua gol hanya dalam rentang dua menit, disusul Sami Khedira. Andre Schurrle kemudian menambah dua gol pada babak kedua sebelum Oscar mencetak gol hiburan untuk Brasil.

Laga yang berlangsung pada 8 Juli 2014 itu hingga kini masih dikenang sebagai salah satu kekalahan paling menyakitkan dalam sejarah sepak bola Brasil.

Bahkan, sebagian penonton tuan rumah kala itu memberikan standing ovation kepada Jerman usai gol spektakuler Schurrle yang menghantam mistar sebelum masuk ke gawang.

Kini, 12 tahun berselang, skor 7-1 kembali menghiasi perjalanan Jerman di Piala Dunia. Bedanya, kali ini korbannya adalah Curacao. Kemenangan besar tersebut menjadi modal berharga bagi tim asuhan Julian Nagelsmann sebelum menghadapi Pantai Gading pada laga kedua Grup E.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut