Profil dan Sepak Terjang Ezra Walian, Eks Ajax yang Sempat Kena Ban FIFA Kini Berpeluang jadi Mesin Gol Timnas Indonesia

Ezra Walian
Sumber :
  • PSSI

VoxPop – Nama Ezra Walian tiba-tiba mencuat di tengah persiapan Timnas Indonesia menghadapi Piala AFF 2026. Penyerang naturalisasi yang sempat tersandung masalah regulasi FIFA itu kini berpeluang membuka lembaran baru bersama skuad Garuda.

img_title Timnas Indonesia Butuh 74 Menit Bobol Timor Leste, Bung Towel Ungkap Penyebabnya

Di saat pelatih John Herdman terus mencari komposisi terbaik untuk membangun kekuatan Timnas Indonesia pasca-kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026, Ezra muncul sebagai salah satu nama yang layak diperhitungkan.

Pengalaman bermain di Eropa, jam terbang internasional, hingga performa impresif di level klub membuat peluangnya kembali mengenakan seragam Merah Putih semakin terbuka.

img_title Omonogan Jujur John Herdman Soal Kualitas Tim Geypens usai Laga Timnas Indonesia Vs Timor Leste

Ezra bukan sekadar pemain naturalisasi biasa. Perjalanannya menuju Timnas Indonesia penuh lika-liku, mulai dari menimba ilmu di akademi Ajax Amsterdam hingga sempat dilarang FIFA membela Indonesia dalam pertandingan resmi.

Ezra Walian

Photo :
  • Persik
img_title Media Vietnam Juluki Mitchell Baker "Haaland Timnas Indonesia", Penampilannya di Piala AFF 2026 Bikin Geger

Profil Ezra Walian: Lahir di Belanda, Berdarah Indonesia

Ezra Harm Ruud Walian lahir di Amsterdam, Belanda, pada 22 Oktober 1997. Meski tumbuh dan besar di Negeri Kincir Angin, darah Indonesia mengalir dari sang ayah, Glenn Walian, yang berasal dari Manado, Sulawesi Utara.

Kecintaan Ezra terhadap sepak bola sudah terlihat sejak usia dini. Ia mulai bermain sepak bola saat masih anak-anak dan mengikuti jejak sang ayah yang juga pernah aktif bermain di klub lokal Belanda.

Karier sepak bolanya dimulai di akademi HFC Haarlem sebelum melanjutkan pembinaan di AZ Alkmaar. Bakatnya yang menonjol membuat salah satu akademi terbaik dunia, Ajax Amsterdam, kepincut merekrutnya.

Ditempa Akademi Ajax Amsterdam

Perjalanan Ezra di Ajax menjadi titik penting dalam kariernya. Ia berkembang melalui berbagai kelompok usia dan sempat menjadi salah satu penyerang muda yang menjanjikan.

Namanya mulai mendapat perhatian luas saat membantu Ajax U-16 menjuarai Lion City Cup 2012 di Singapura. Pada turnamen tersebut, Ezra juga keluar sebagai pencetak gol terbanyak meski harus bersaing dengan tim-tim muda elite seperti Manchester City dan FC Porto.

Perkembangannya berlanjut hingga akhirnya mendapat kesempatan tampil bersama Jong Ajax pada kompetisi Eerste Divisie atau kasta kedua Liga Belanda pada 2016.

Namun persaingan ketat di Ajax membuat Ezra memilih mencari tantangan baru. Setelah kontraknya berakhir pada 2017, ia bergabung dengan Almere City sebelum sempat dipinjamkan ke RKC Waalwijk.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut