FIFA Beri Kabar Buruk Buat Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Ada Apa?

Ranking FIFA Jika Timnas Indonesia Juara AFF
Sumber :
  • EUTERS/Arnd Wiegmann & Instagram Timnas Indonesia

VoxPop – FIFA beri kabar buruk buat Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026. Pasalnya, poin dan ranking yang didapat jika menjadi juara turnamen tersebut tidak terlalu besar serta signifikan.

img_title Jelang Lawan Singapura, Coach Justin Minta John Herdman Tinggalkan Formasi 3 Bek

Saat ini, skuad Garuda menempati peringkat 118 dunia berdasarkan ranking FIFA terbaru. Posisi tersebut membuat Indonesia semakin mendekati sejumlah negara yang berada tepat di atasnya, seperti Sudan, Gambia, Lebanon, dan Niger.

Piala AFF 2026 atau ASEAN Hyundai Cup 2026 menjadi agenda penting berikutnya bagi Timnas Indonesia. Selain memperebutkan supremasi sepak bola Asia Tenggara, turnamen ini juga menjadi kesempatan untuk menambah poin FIFA.

img_title Bung Towel Soroti Peran Krusial Thom Haye Jelang Laga Hidup-Mati Timnas Indonesia vs Singapura

Garuda tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor-Leste. Timor-Leste memastikan tempat di fase grup setelah menyingkirkan Brunei Darussalam dengan agregat 6-1 pada babak playoff.

Drawing Piala AFF 2026

Photo :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni
img_title Link Live Streaming Gratis Singapura Vs Indonesia, Ini Prediksi Susunan Pemain dan Catatan Head to Head

Berdasarkan jadwal yang telah dirilis, Timnas Indonesia akan mengawali turnamen dengan menghadapi Kamboja pada 27 Juli 2026. Setelah itu, Garuda dijadwalkan bertemu Timor-Leste pada 31 Juli, Vietnam pada 3 Agustus, dan Singapura pada 7 Agustus 2026.

Apabila berhasil lolos dari fase grup, Indonesia akan tampil di semifinal yang dimainkan dalam format dua leg pada 15-16 Agustus dan 18-19 Agustus 2026. Sementara final juga digelar dua leg, yakni pada 22 dan 26 Agustus 2026.

Lantas, sejauh mana ranking FIFA Indonesia bisa meningkat jika sukses menjadi juara? Jawabannya bergantung pada hasil pertandingan, lawan yang dihadapi, serta bobot pertandingan dalam sistem perhitungan FIFA.

FIFA menggunakan metode SUM untuk menghitung perubahan poin ranking. Sistem tersebut mempertimbangkan hasil pertandingan sekaligus kekuatan lawan yang dihadapi. Semakin tinggi peringkat lawan yang dikalahkan, semakin besar pula tambahan poin yang diperoleh.

Timnas Indonesia U-23 Vs Vietnam di Final Piala AFF U-23 2025

Photo :
  • Timnas Indonesia

Dalam simulasi konservatif, pertandingan Piala AFF dihitung sebagai laga internasional di luar kalender resmi FIFA dengan bobot I=5. Dengan asumsi tersebut, kemenangan atas tim seperti Thailand atau Vietnam akan menghasilkan poin lebih besar dibanding mengalahkan Kamboja maupun Timor-Leste.

Jika Indonesia mampu menyapu bersih seluruh pertandingan fase grup melawan Kamboja, Timor-Leste, Vietnam, dan Singapura, tambahan poin yang didapat diperkirakan mencapai sekitar 7,37 poin.

Skenario berlanjut dengan asumsi Garuda meraih dua kemenangan atas Malaysia di semifinal. Hasil tersebut diperkirakan memberikan tambahan sekitar 4,24 poin.

Sementara itu, peningkatan poin terbesar berpotensi datang jika Indonesia menghadapi Thailand di partai final dan memenangkan dua leg pertandingan. Dua kemenangan atas Thailand diproyeksikan menghasilkan tambahan sekitar 5,76 poin karena posisi Thailand masih berada di atas Indonesia dalam ranking FIFA.

Apabila seluruh skenario ideal tersebut terwujud, total tambahan poin yang diperoleh Timnas Indonesia diperkirakan mencapai 17,38 poin. Dengan demikian, poin Garuda berpotensi meningkat dari 1.157,14 menjadi sekitar 1.174,52.

Jumlah tersebut diperkirakan mampu mengangkat posisi Indonesia dari peringkat 118 ke sekitar peringkat 115 dunia. Garuda berpeluang melampaui negara-negara seperti Sudan, Gambia, dan Lebanon, meski selisihnya masih relatif tipis.

Peluang naik ke posisi 114 dunia juga tetap terbuka apabila negara-negara yang berada di sekitar peringkat tersebut kehilangan poin dalam periode yang sama. Sebab, perubahan ranking FIFA tidak hanya dipengaruhi hasil Indonesia, tetapi juga performa negara-negara lain di sekitarnya.

Meski demikian, gelar juara Piala AFF 2026 belum cukup untuk membawa Timnas Indonesia menembus 100 besar dunia. Jarak poin menuju kelompok tersebut masih cukup lebar. (fan)

Pelatih Timnas Vietnam Kim Sang-sik

Disindir Justin Hubner, Pelatih Vietnam Kim Sang-sik Beri Jawaban Menohok

Kim Sang-sik akhirnya menanggapi sindiran Justin Hubner yang menyebut Piala AFF bukan turnamen resmi FIFA usai Vietnam mengalahkan Timnas Indonesia 3-0.

img_title
VoxPop.co.id
7 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut