Media Vietnam Soroti Ambisi John Herdman, Timnas Indonesia Disebut Tak Cuma Bidik Gelar AFF 2026
- Instagram @timnasindonesia
VoxPop – Media Vietnam kembali memberikan sorotan khusus terhadap perkembangan Timnas Indonesia menjelang Piala AFF 2026.
Kali ini, sorotan tertuju pada ambisi besar yang diusung pelatih John Herdman bersama skuad Garuda.
Indonesia saat ini tengah bersiap menghadapi agenda internasional berikutnya setelah menutup FIFA Matchday Juni 2026 dengan hasil positif. Tim Garuda sukses meraih dua kemenangan beruntun yang semakin meningkatkan kepercayaan diri skuad.
Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
- Instagram @omanfa
Pada pertandingan pertama, Indonesia tampil impresif dengan mengalahkan Oman 3-0. Justin Hubner, Ole Romeny, dan Ragnar Oratmangoen masing-masing menyumbangkan satu gol dalam kemenangan tersebut.
Momentum positif itu berlanjut saat Indonesia menghadapi Mozambik. Gol tunggal Ole Romeny memastikan Garuda meraih kemenangan tipis 1-0.
Meski demikian, John Herdman diperkirakan akan menggunakan komposisi pemain yang berbeda saat tampil di Piala AFF 2026. Turnamen regional tersebut diyakini akan menjadi panggung bagi pemain-pemain yang berkompetisi di Super League Indonesia untuk menunjukkan kualitas mereka.
Perkembangan tersebut tak luput dari perhatian media Vietnam, The Thao247. Dalam laporannya, media tersebut menilai Herdman tidak hanya menargetkan gelar juara Piala AFF 2026, tetapi juga memiliki visi yang jauh lebih besar untuk sepak bola Indonesia.
Menurut The Thao247, pelatih asal Inggris itu menjadikan Piala AFF sebagai bagian dari proyek jangka panjang yang sedang dibangun bersama Timnas Indonesia.
Media tersebut menilai Indonesia kini tidak lagi sekadar berfokus pada pengembangan pemain, melainkan mulai membidik posisi sebagai kekuatan utama sepak bola Asia Tenggara.
Salah satu agenda terdekat yang menjadi perhatian adalah ASEAN Hyundai Cup atau Piala AFF 2026. Herdman disebut melihat turnamen tersebut sebagai ajang ideal untuk mengukur kualitas pemain-pemain lokal yang tampil di kompetisi domestik.
Selain itu, Piala AFF juga dianggap sebagai kesempatan penting bagi para pemain untuk membuktikan diri dan bersaing memperebutkan tempat di tim utama.
"Dengan semakin banyaknya pemain naturalisasi dan pemain yang bermain di Eropa, Indonesia memiliki Indonesia yang semakin banyak, turnamen ini dipandang sebagai kesempatan bagi talenta domestik untuk membuktikan kemampuan mereka dan bersaing memperebutkan tempat di starting lineup," tulis media Vietnam, The Thao247.
The Thao247 juga menyoroti perubahan pendekatan Indonesia terhadap Piala AFF. Jika pada edisi-edisi sebelumnya turnamen ini kerap dimanfaatkan sebagai ajang memberi pengalaman kepada pemain muda, kini target yang dibawa dinilai jauh lebih ambisius.
Herdman disebut tidak menyembunyikan keinginannya untuk membawa Indonesia meraih gelar juara. Baginya, trofi Piala AFF menjadi langkah penting untuk menegaskan posisi Indonesia sebagai kekuatan utama di kawasan Asia Tenggara.
Pernyataan tersebut mendapat perhatian besar dari media Vietnam yang melihat Indonesia sedang memasuki fase perkembangan baru.
"Pernyataannya menunjukkan tekad besar dari ahli strategi asal Inggris tersebut, terutama mengingat Indonesia memiliki generasi pemain yang dianggap sebagai salah satu yang terkuat dalam sejarah sepak bola Indonesia," sambung The Thao247.
Tak hanya fokus pada target regional, Herdman juga disebut terus menegaskan visi jangka panjangnya bersama Timnas Indonesia. Salah satu tujuan utama yang ingin dicapai adalah membawa Garuda tampil di Piala Dunia 2030.
Dengan dukungan penuh dari PSSI dan pemerintah, Indonesia dinilai sedang membangun fondasi yang lebih kuat untuk meningkatkan daya saing sepak bola nasional.
Karena itu, target Indonesia saat ini tidak lagi sebatas menjadi penguasa Asia Tenggara. Garuda juga berambisi menembus level yang lebih tinggi dan bersaing di panggung sepak bola dunia dalam beberapa tahun mendatang.
Inilah yang membuat media Vietnam terus mengikuti perkembangan Timnas Indonesia dengan saksama. Mereka menilai apabila target-target besar tersebut mampu diwujudkan, maka Indonesia berpotensi menjadi ancaman serius bagi seluruh rivalnya di Asia Tenggara.
