Fisioterapis Timnas Indonesia Gandeng Pakar Korea Selatan, Tingkatkan Penanganan Cedera Atlet

Fisioterapis Timnas Indonesia Datangkan Pakar Korea, Perkuat Penanganan Cedera Atlet Berbasis Sport Science
Sumber :
  • IST

Surabaya, VoxPop – Perkembangan sport science terus mengubah cara penanganan cedera atlet di berbagai negara. Agar kualitas fisioterapis Indonesia semakin mampu mengikuti standar internasional, jaringan klinik fisioterapi Bebas Cedera bersama Postural Science Academy (PSA) menghadirkan pakar rehabilitasi dan exercise medicine asal Korea Selatan, dr. Hong Jung Gi, dalam workshop bertajuk Pain & Exercise di Fitswell Wellness, Surabaya.

img_title Bung Ropan Ungkap Alasan Kim Sang-sik Jadikan Timnas Indonesia Musuh Utama di Piala AFF 2026

Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi fisioterapis dan tenaga kesehatan untuk memperdalam pemahaman mengenai metode rehabilitasi modern yang berbasis bukti ilmiah (evidence-based practice). Selain mengikuti pemaparan materi, peserta juga diajak berdiskusi mengenai berbagai kasus cedera hingga mempraktikkan teknik asesmen dan exercise therapy yang kini banyak diterapkan dalam dunia olahraga profesional.

Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan fisioterapi di Indonesia, termasuk dalam mendukung proses pemulihan para atlet agar dapat kembali bertanding secara optimal.

img_title Sedang Berlangsung! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Vietnam di Piala AFF 2026

Founder Bebas Cedera yang juga menjabat sebagai Sport Physiotherapist Timnas Indonesia sejak 2014, Asep Azis, menilai peningkatan kompetensi fisioterapis merupakan investasi penting bagi kemajuan olahraga nasional.

"Terima kasih kepada PSA yang sudah bekerja sama dengan Bebas Cedera. Harapannya ini bukan yang terakhir, tetapi menjadi awal untuk terus belajar bersama. Saya yakin melalui kegiatan seperti ini kualitas fisioterapis Indonesia akan terus meningkat sehingga semakin banyak masyarakat yang bisa hidup bebas dari cedera," ujar Asep.

img_title Jelang Duel Timnas Indonesia vs Vietnam, Media Vietnam Soroti Statistik yang Bikin Ketar-ketir Kim Sang-sik

Menurutnya, perkembangan ilmu rehabilitasi dan sports medicine berlangsung sangat cepat. Karena itu, para fisioterapis dituntut terus memperbarui pengetahuan agar mampu memberikan penanganan yang efektif sesuai perkembangan ilmu pengetahuan dan standar internasional.

Asep menambahkan, Bebas Cedera juga berkomitmen membangun budaya continuous professional development bagi seluruh fisioterapis. Melalui pendekatan tersebut, setiap tenaga fisioterapi didorong untuk terus mengikuti perkembangan teknologi rehabilitasi serta praktik berbasis bukti yang kini menjadi acuan dalam dunia olahraga modern.

Di sisi lain, Founder Postural Science Academy (PSA), Natasha Wilona, menyebut kolaborasi dengan Bebas Cedera menjadi awal dari upaya membangun budaya belajar berkelanjutan bagi fisioterapis Indonesia.

"Ini adalah kolaborasi pertama PSA dan Bebas Cedera. Saya senang sekali karena para fisioterapis di sini benar-benar haus akan ilmu dan ingin terus meningkatkan kualitas dirinya. Itu yang paling membuat saya terkesan," kata Natasha.

Natasha mengungkapkan, menghadirkan dr. Hong Jung Gi ke Indonesia bukanlah proses yang mudah. Ia mengaku sempat ragu ketika pertama kali mencoba menghubungi dokter yang memiliki reputasi internasional tersebut.

"Awalnya kami sempat minder karena beliau merupakan salah satu doktor dengan nama besar di Korea Selatan. Saat pertama kali mengirim pesan, kami bahkan tidak yakin akan mendapat balasan. Namun ternyata beliau memberikan respons yang sangat positif dan bersedia datang ke Indonesia," ujarnya.

Pengalaman Natasha saat berkunjung ke Seoul dan melihat langsung metode kerja dr. Hong semakin menguatkan keinginannya untuk membangun kerja sama jangka panjang. Tujuannya adalah membuka akses yang lebih luas bagi fisioterapis Indonesia terhadap perkembangan ilmu rehabilitasi dan exercise medicine dari tingkat internasional.

Setelah digelar di Surabaya, rangkaian edukasi bersama dr. Hong Jung Gi akan berlanjut ke Medan dengan pembahasan mengenai rehabilitasi dan kebugaran lansia. Selanjutnya, kegiatan akan ditutup di Jakarta melalui tema Women's Health, yang membahas kesehatan perempuan dengan pendekatan rehabilitasi dan exercise berbasis sains.

Melalui kolaborasi tersebut, PSA dan Bebas Cedera berharap semakin banyak fisioterapis Indonesia yang memiliki kompetensi menangani cedera sesuai standar internasional. Peningkatan kualitas tenaga medis olahraga diyakini akan berkontribusi terhadap pembinaan atlet sekaligus mendukung peningkatan prestasi olahraga Indonesia di masa mendatang.

Timnas Indonesia Vs Vietnam pada Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor

Hasil Timnas Indonesia Vs Vietnam 0-3 di Piala AFF 2026: Garuda Wajib Menang atas Singapura Demi Semifinal

Timnas Indonesia kalah 0-3 dari Vietnam pada laga Grup A AFF Cup 2026, Senin (3/8). Hasil ini membuat Garuda wajib menang atas Singapura demi menjaga peluang lolos ke sem

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut