Profil Jung Seung-hyun, Bek Ulsan HD yang Diduga Ditampar Shin Tae-yong hingga Berujung Sanksi Berat

Shin Tae-yong kena sanksi imbas tampar pemain Ulsan HD.
Sumber :
  • Kolase VoxPop / X/KORFootballNews / Instagram/seunghyunjung15

VoxPop – Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, mendapat sanksi berat dari Asosiasi Sepak Bola Korea (KFA) terkait kasus dugaan kekerasan terhadap pemain saat dirinya menangani Ulsan HD.

img_title Resmi Tinggalkan Persija, Allano Lima Pilih Gabung Bhayangkara FC

Dilansir dari media Korea Selatan, News1, seorang pejabat KFA menyatakan bahwa Komite Disiplin telah mengambil keputusan terkait sanksi terhadap Shin Tae-yong pada awal Juli 2026. Keputusan tersebut juga telah disampaikan kepada pihak Shin.

"Pertemuan Komite Disiplin [KFA] mengenai pelatih Shin Tae Yong diadakan awal bulan ini, dan tindakan disiplin tersebut baru-baru ini diberitahukan," ujar pejabat tersebut pada Jumat (24/7/2026).

img_title Meski Sudah Tak Melatih, Shin Tae-yong Tetap Doakan Timnas Indonesia Berprestasi di Piala AFF 2026

Pelatih baru Persija Jakarta Shin Tae-yong

Photo :
  • persija.id

Meski keputusan telah dibuat, KFA tidak mengungkapkan secara rinci bentuk sanksi yang dijatuhkan. Menurut pejabat tersebut, sebagian informasi tidak dapat dipublikasikan karena berkaitan dengan data pribadi yang sensitif.

img_title Pernah Jadi Mimpi Buruk Timnas Indonesia, Eks Pelatih Vietnam Park Hang-seo Kini Bikin Ulah di Thailand

"Kami hanya diberi tahu bahwa detail tindakan disiplin tersebut tidak dapat diungkapkan karena melibatkan informasi pribadi yang sensitif," tuturnya.

Shin Tae-yong sendiri baru diperkenalkan sebagai pelatih Persija Jakarta pada Juni 2026. Saat ini, ia tengah mempersiapkan skuad Macan Kemayoran untuk menghadapi turnamen pramusim Piala Presiden 2026 dan kompetisi musim baru.

Namun, sanksi yang dijatuhkan KFA dilaporkan tidak secara langsung memengaruhi aktivitas kepelatihan Shin di Indonesia. News1 menyebut hukuman tersebut hanya berlaku di wilayah Korea Selatan.

Menurut laporan Yonhap, sanksi tersebut berkaitan dengan sejumlah bentuk hukuman, termasuk penangguhan lisensi kepelatihan hingga 10 tahun, larangan berpartisipasi dalam pertandingan, serta kemungkinan pengusiran dari lingkungan sepak bola Korea Selatan.

Sanksi tersebut diduga merupakan buntut kontroversi selama Shin Tae-yong menangani Ulsan HD pada 2025.

Awal Kontroversi Shin Tae-yong di Ulsan HD

Shin Tae-yong ditunjuk sebagai pelatih kepala Ulsan HD pada Agustus 2025. Saat itu, klub tengah mengalami penurunan performa setelah sebelumnya berhasil meraih gelar K-League selama tiga musim berturut-turut.

Ulsan kemudian melakukan perubahan di jajaran kepelatihan dan menunjuk Shin Tae-yong untuk menggantikan Kim Pan-gon.

Namun, masa kepemimpinan Shin di Ulsan HD hanya berlangsung sekitar dua bulan dan diwarnai sejumlah kontroversi. Selain hasil buruk di lapangan, muncul laporan mengenai konflik internal antara sang pelatih dan beberapa pemain.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut