Bek Aston Villa Tak Sabar Hadapi Indonesia All Stars
- Abdul Aziz Masindo/VoxPop.co.id
Jakarta, VoxPop – Bek Aston Villa, Tyrone Mings, mengaku antusias menyambut pertandingan melawan Indonesia All Stars dalam rangkaian tur pramusim Asia. Pemain asal Inggris itu menilai duel di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, akan menjadi pengalaman spesial karena untuk pertama kalinya ia tampil di hadapan pendukung sepak bola Indonesia.
Aston Villa akan menghadapi Indonesia All Stars pada laga bertajuk Aston Villa Pre-Season Tour Asia di SUGBK, Jakarta, Sabtu, 1 Agustus 2026. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 19.00 WIB dan disiarkan langsung oleh ANTV.
Aston Villa Vs Indonesia All Stars
- Istimewa
Laga ini menjadi bagian dari persiapan Aston Villa sebelum menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) pada ajang Piala Super Eropa, 12 Agustus mendatang. Karena itu, pertandingan kontra Indonesia All Stars menjadi kesempatan bagi skuad asuhan Unai Emery untuk mematangkan persiapan sekaligus menjaga kondisi pemain sebelum menghadapi musim kompetisi baru.
Dalam konferensi pers di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Jumat, 31 Juli 2026, Tyrone Mings mengaku mendapat sambutan luar biasa sejak tiba di Indonesia. Ia bahkan merasa seperti berada di rumah sendiri meski harus melakukan perjalanan jauh dari Inggris.
"Kami merasa sangat diterima. Rasanya seperti berada di rumah sendiri, dan itu bukan sesuatu yang mudah dilakukan ketika kami melakukan perjalanan jauh dan berada jauh dari budaya yang kami kenal," ujar Mings kepada wartawan di Jakarta.
Bek berusia 33 tahun itu juga memberikan pujian terhadap fasilitas yang disiapkan selama Aston Villa berada di Jakarta. Menurutnya, kondisi tersebut membuat timnya semakin siap menghadapi pertandingan melawan Indonesia All Stars.
"Makanannya enak, hotelnya bagus, fasilitas latihan di stadion hari ini juga luar biasa. Lapangannya fantastis. Secara keseluruhan pengalaman kami sejauh ini sangat bagus," katanya.
Mings menyadari pertandingan melawan Indonesia All Stars akan menghadirkan atmosfer berbeda. Meski belum mengetahui secara pasti bagaimana jalannya laga, ia yakin pertandingan tersebut akan berlangsung kompetitif.
"Saya yakin atmosfernya akan luar biasa. Saya berterima kasih kepada semua orang yang akan datang atau menonton pertandingan besok," tutur Mings.
"Kami sedikit tidak tahu bagaimana pertandingan ini akan berjalan atau bagaimana gaya bermainnya, tetapi saya yakin ini akan menjadi pertandingan yang kompetitif. Akan ada pelajaran bagi kami terlepas dari bagaimana hasil akhirnya," lanjutnya.
Aston Villa datang ke Jakarta dengan membawa sejumlah pemain berkualitas. Selain Tyrone Mings, skuad The Villans juga diperkuat nama-nama seperti Tammy Abraham, Alejandro Garnacho, Ian Maatsen, Leon Bailey, John McGinn, Boubacar Kamara, Matty Cash, Pau Torres, dan Emiliano Buendia.
Kehadiran para pemain tersebut menjadi daya tarik utama bagi pencinta sepak bola Indonesia. Terlebih, Aston Villa baru saja menjalani musim yang sukses dengan mempertahankan persaingan di papan atas Premier League dan mendapatkan tiket tampil di kompetisi Eropa.
Sementara itu, Indonesia All Stars dipimpin oleh pelatih Kurniawan Dwi Yulianto dengan skuad gabungan pemain pilihan dari klub-klub Liga Indonesia. Tim tersebut dihuni sejumlah pemain berpengalaman dan talenta muda seperti Ezra Walian, Ze Valente, Jordy Wehrmann, Hokky Caraka, Arkhan Kaka, Brandon Scheunemann, Terens Puhiri, Ramai Rumakiek, Jeam Kelly Sroyer, hingga Reno Salampessy.
Kurniawan sebelumnya mengungkapkan tidak mudah membentuk Indonesia All Stars karena para pemain sedang menjalani program pramusim bersama klub masing-masing. Namun, dukungan dari PSSI, penyelenggara Nine Sport, serta klub-klub membuat laga menghadapi Aston Villa tetap bisa terlaksana.
Pertandingan Indonesia All Stars kontra Aston Villa juga menjadi kesempatan bagi pemain Indonesia untuk mengukur kemampuan menghadapi klub Premier League. Selain itu, duel ini diharapkan memberikan pengalaman berharga bagi para pemain muda yang mendapat kesempatan tampil melawan tim dengan level internasional.
