Unai Emery dan Kiper Aston Villa Terpukau Atmosfer SUGBK, Suporter Indonesia Banjir Pujian
- Abdul Aziz Masindo/voxpop.id
Jakarta, VoxPop – Atmosfer Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) menuai pujian dari tamu internasional. Kali ini, manajer Aston Villa, Unai Emery, dan penjaga gawang James Wright kompak mengungkapkan kekaguman mereka terhadap antusiasme puluhan ribu suporter Indonesia saat menyaksikan laga pramusim melawan Indonesia All Stars, Sabtu, 1 Agustus 2026.
Meski hanya berstatus pertandingan persahabatan, stadion kebanggaan Indonesia itu dipadati penonton yang memberikan dukungan meriah sepanjang pertandingan. Suasana tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi rombongan klub Premier League tersebut.
Unai Emery mengaku terkesan dengan atmosfer yang diciptakan para suporter di SUGBK. Menurut pelatih asal Spanyol itu, stadion yang megah dipadukan dengan dukungan penonton membuat Aston Villa merasa nyaman bermain di Jakarta.
"Atmosfernya sangat bagus. Ini stadion yang sangat besar dan kami merasa nyaman bermain di sini," ujar Emery kepada wartawan di SUGBK usai laga.
Ia juga mengapresiasi sikap para pendukung Indonesia yang tidak hanya memberikan semangat kepada Indonesia All Stars, tetapi juga menunjukkan antusiasme terhadap Aston Villa dan Premier League.
"Saya pikir mereka juga menikmati Premier League dan mengikuti Aston Villa. Mereka juga memberikan dukungan kepada kami."
James Wright Tak Menyangka Stadion Dipenuhi Penonton
Kiper Aston Villa, James Wright usai Melawan Indonesia All Stars di SUGBK
- Abdul Aziz Masindo/VoxPop.co.id
Kesan serupa juga disampaikan kiper Aston Villa, James Wright. Pemain muda itu mengaku terkejut melihat besarnya animo masyarakat Indonesia untuk menyaksikan pertandingan pramusim.
Menurut Wright, pertandingan uji coba jelang musim baru di Eropa umumnya tidak dihadiri sebanyak penonton yang memadati SUGBK.
"Stadion ini benar-benar sangat bagus. Atmosfernya luar biasa dan banyak sekali suporter yang datang," katanya.
"Biasanya pertandingan persahabatan pramusim tidak dihadiri sebanyak ini. Karena itu kami sangat menghargai para suporter yang datang dan memberikan dukungan kepada kedua tim," sambung Wright.
Wright menilai pengalaman bermain di Indonesia menjadi salah satu momen berharga dalam tur pramusim Aston Villa. Selain beradaptasi dengan cuaca yang berbeda dari Inggris, ia juga menikmati kesempatan mengenal budaya Indonesia.
"Ini pengalaman yang sangat menyenangkan. Kami datang ke sini untuk mengenal budaya Indonesia sekaligus meningkatkan kebugaran selama pramusim," ungkapnya.
Tak hanya atmosfer stadion, Aston Villa juga memberikan apresiasi terhadap permainan Indonesia All Stars.
Emery menilai tim asuhan Kurniawan Dwi Yulianto tampil disiplin, terorganisasi, dan mampu memberikan tantangan bagi timnya sepanjang pertandingan.
Sementara itu, James Wright mengakui Aston Villa sempat tidak mengetahui kualitas Indonesia All Stars sebelum pertandingan dimulai. Namun setelah laga berlangsung, ia mengaku terkesan dengan level permainan yang diperlihatkan para pemain Indonesia.
Jalannya Pertandingan
Laga Aston Villa Vs Indonesia All Stars di SUGBK
- Abdul Aziz Masindo/voxpop.id
Aston Villa langsung menguasai jalannya laga sejak menit-menit awal. Emiliano Buendia membuka keunggulan tim tamu ketika pertandingan baru berjalan tiga menit setelah memanfaatkan umpan matang Kosta Nedeljkovic.
Indonesia All Stars sempat mengancam lewat Hokky Caraka. Sayangnya, peluang emas yang dimiliki sang penyerang hanya membentur tiang gawang sehingga gagal menghasilkan gol penyeimbang.
Menjelang turun minum, Ross Barkley menggandakan keunggulan Aston Villa melalui tendangan keras dari luar kotak penalti yang tidak mampu dihentikan Kartika Ajie.
Memasuki babak kedua, Unai Emery melakukan rotasi besar-besaran. Meski begitu, Aston Villa tetap mendominasi permainan dan memperbesar keunggulan menjadi 3-0 melalui penyelesaian Brian Madjo pada menit ke-57.
Indonesia All Stars akhirnya mampu mencetak gol hiburan tujuh menit sebelum waktu normal berakhir. Tembakan Reno Salampessy berhasil ditepis penjaga gawang Aston Villa, namun bola rebound langsung disambar Arkhan Kaka menjadi gol.
Gol tersebut disambut riuh puluhan ribu suporter di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Hingga peluit panjang dibunyikan, Aston Villa mempertahankan keunggulan 3-1 sebagai penutup laga pramusim di Jakarta.
