Singgung Luka Lama di Piala AFF, Kapten Timnas Indonesia Rizky Ridho Tak Mau Gagal Lagi
- VDN/Julio Tri Saputra
VoxPop – Kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho, menegaskan ambisinya membawa Skuad Garuda mengakhiri penantian panjang gelar juara Piala AFF 2026. Bek Persija Jakarta itu yakin momen untuk mengangkat trofi akhirnya bisa terwujud di bawah arahan pelatih John Herdman.
Langkah Timnas Indonesia sejauh ini memang terbilang meyakinkan. Dua kemenangan beruntun sukses diraih di Grup A setelah menghancurkan Kamboja 5-1 dan menundukkan Timor Leste 3-0.
Hasil tersebut membuat Indonesia berada dalam posisi ideal sebelum menjalani laga krusial menghadapi Vietnam. Duel panas itu akan digelar di Stadion Pakansari, Bogor, pada Senin, 3 Agustus 2026 malam WIB.
Jelang pertandingan tersebut, Ridho menegaskan targetnya hanya satu, yakni membawa Indonesia menjadi kampiun.
Dalam wawancaranya dengan ASEAN United, pemain berusia 24 tahun itu mengaku masih menyimpan luka setelah gagal mengangkat trofi pada edisi-edisi sebelumnya.
Ridho pernah menjadi bagian dari Timnas Indonesia yang harus puas menjadi runner-up Piala AFF 2021 usai dikalahkan Thailand di final. Setahun berselang, langkah Garuda kembali terhenti di babak semifinal.
Pengalaman pahit itu justru menjadi motivasi besar bagi sang kapten untuk mengakhiri kutukan Indonesia yang hingga kini belum pernah menjadi juara, meski sudah enam kali tampil di partai final.
"Semoga kami bisa meraih hasil terbaik, yaitu kemenangan, karena Indonesia sudah lama menantikan trofi ini. Semoga kami bisa membawa pulang trofi ini ke Indonesia," kata Ridho.
Herdman Bawa Aura Baru
Kepercayaan diri Ridho semakin meningkat sejak Timnas Indonesia ditangani John Herdman. Menurutnya, pelatih asal Inggris tersebut tidak hanya menghadirkan peningkatan dari sisi taktik, tetapi juga membangun budaya kepemimpinan di dalam tim.
Ridho menilai Herdman sangat memperhatikan detail dan mampu menciptakan atmosfer positif yang membuat seluruh pemain memiliki tanggung jawab yang sama.
"Menurut pendapat pribadi saya, pengaruhnya sangat positif. Dia sangat memperhatikan detail, membawa aura positif, dan semoga target-target tim nasional Indonesia ke depannya bisa tercapai bersamanya," ujar Ridho.
Ia juga mengungkapkan bahwa Herdman membentuk kelompok yang terdiri dari enam hingga tujuh pemain sebagai pemimpin di ruang ganti. Dengan begitu, tanggung jawab tidak hanya dibebankan kepada kapten tim.
